SERANG, bantenhariini.id – Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, menyampaikan hasil rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang membahas berbagai isu strategis, terutama antisipasi dampak musim kemarau panjang yang diprediksi BMKG berlangsung hingga Desember 2026.
Selain isu kemarau, rapat ini juga membahas tentang evaluasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026, ketertiban umum, serta keamanan wilayah Kabupaten Serang.
Ratu Zakiyah mengapresiasi masukan-masukan yang konstruktif dari seluruh unsur Forkopimda yang akan segera ditindaklanjuti secara bersama-sama.
Terkait upaya penanganan kekeringan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang terus bergerak cepat memenuhi kebutuhan air bersih warga yang mulai terdampak kekeringan.
Saat ini tercatat tujuh kecamatan telah menerima bantuan suplai air, sementara dua kecamatan baru mengajukan permohonan yaitu Kecamatan Baros dan Petir.
”Terima kasih kepada TNI dan Polri yang telah bergerak bersama membantu mendistribusikan air bersih, khususnya di wilayah Serang Utara. BPBD juga telah berkoordinasi dengan pihak provinsi serta perusahaan penyedia air untuk memperluas jangkauan bantuan,” ujar Ratu Zakiyah, di Pendopo Bupati Serang, Selasa, (4/8/2026).
Pemkab juga terus melakukan pemetaan dan mitigasi wilayah yang membutuhkan pasokan air secara berkala, dengan target utama agar tidak ada warga yang kekurangan akses air bersih.
Belum Tetapkan Status Darurat, Siap Jika Kondisi Memperburuk
Terkait kemungkinan penetapan status siaga atau tanggap darurat kekeringan, Bupati menyatakan saat ini kondisi masih dapat dikendalikan dan tertangani dengan baik.
Namun Pemkab Serang tidak menutup kemungkinan akan menetapkan status tersebut jika dampak kemarau semakin meluas dan berlangsung lebih lama dari perkiraan.
Dukung Penggunaan SPAM Mobile Hasil Hibah
Untuk memperkuat pasokan air, Ratu Zakiyah juga menyambut baik hibah Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) mobile yang diterima PDAM Kabupaten Serang bekerja sama dengan pihak Korea.
Fasilitas ini diharapkan menjadi tambahan sumber suplai air yang bermanfaat langsung bagi masyarakat Kabupaten Serang yang terdampak.
”Kami dukung penuh langkah ini sebagai upaya optimalisasi layanan BUMD. Semoga kehadiran SPAM mobile dapat memperluas jangkauan air bersih ke daerah yang membutuhkan,” pungkasnya. (Red/ Roy)

0 Comments