Sambut Ribuan Mahasiswa Baru, Universitas Faletehan Tekankan Disiplin dan Karakter


SERANG – Universitas Faletehan (UF) resmi menyambut 1.245 mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 melalui rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB), Rabu (16/9/2026).Ribuan mahasiswa baru tampak mengenakan seragam serba putih saat mengikuti rangkaian kegiatan di lingkungan Universitas Faletehan.

Kegiatan diawali dengan Sidang Terbuka Senat dalam rangka penerimaan mahasiswa baru, sekaligus menjadi bagian dari pembukaan PKKMB UF 2026.

Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa baru juga bersama-sama menggemakan Sumpah Mahasiswa Universitas Faletehan sebagai bentuk komitmen untuk mengikuti aturan serta menjunjung tinggi etika selama menjalani kehidupan akademik.

Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Ns. Fatoni.S.Kep..M.Kep..Ph.D, dalam sambutannya menyampaikan, 1.245 mahasiswa baru tersebut tersebar di tiga fakultas, yakni 1.020 mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan, 124 mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi, serta 101 mahasiswa Fakultas Humaniora dan Bisnis.

Jumlah tersebut merupakan hasil dari berbagai strategi penerimaan mahasiswa baru yang dilakukan kampus, mulai dari kunjungan ke SMA/SMK/MA, pameran pendidikan, kegiatan Car Free Day (CFD), kunjungan industri, hingga pemanfaatan media sosial dan live streaming.

Sidang Senat Tanamkan KedisiplinanKetua Pelaksana PKKMB Universitas Faletehan 2026, Enji Azizi, M.M., mengatakan hari pertama PKKMB diarahkan untuk mengenalkan mahasiswa baru terhadap lingkungan akademik di kampus.

Mulai dari pengenalan fakultas, program studi, hingga penyambutan mahasiswa baru oleh sivitas akademika dan Rektor Universitas Faletehan.

Menurut Enji, pelaksanaan Sidang Terbuka Senat memiliki makna tersendiri. Selain sebagai bentuk penyambutan resmi, kegiatan tersebut sekaligus memperkenalkan mahasiswa terhadap suasana dan tata cara kegiatan formal di lingkungan perguruan tinggi.

“Sidang senat ini dalam rangka ketika ada mahasiswa baru, kita memberikan jamuan dengan aturan yang ada di sini. Artinya, kita sambut dengan cara yang formal,” ujar Enji.

Ia menjelaskan, sejak awal mahasiswa perlu memahami bahwa terdapat tata tertib yang harus dipatuhi selama menjalani proses pendidikan di Universitas Faletehan.Sumpah Mahasiswa Jadi Bentuk KomitmenPembacaan Sumpah Mahasiswa Universitas Faletehan juga menjadi bagian penting dalam rangkaian penerimaan mahasiswa baru.

Enji mengatakan, sumpah tersebut menjadi bentuk komitmen mahasiswa untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dan aturan yang berlaku di lingkungan kampus.

“Mahasiswa harus menjunjung tinggi nilai-nilai attitude, etika di dalam kampus, seperti kepada dosen, kepada sesama mahasiswa, kemudian juga kepada kampus itu sendiri,” katanya.

Selain etika, kedisiplinan juga menjadi salah satu pesan utama yang ditekankan kepada mahasiswa baru.

Enji menegaskan, seluruh mahasiswa, baik kelas reguler maupun kelas karyawan, diharapkan memahami pentingnya ketepatan waktu sejak awal mengikuti kegiatan akademik.

“Key point hari ini adalah mahasiswa betul-betul dikenalkan dari sisi aturan. Mahasiswa harus tepat waktu dan di awal mengikuti kegiatan tidak boleh telat,” tegasnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Faletehan Prof. Andiko Nugraha Kusuma mengingatkan mahasiswa baru agar tidak memaknai kuliah sebatas mengejar nilai atau ijazah.

Menurutnya, masa perkuliahan merupakan proses untuk membentuk karakter, kemandirian, memperluas wawasan, sekaligus membangun mentalitas mahasiswa dalam menghadapi berbagai tantangan.Pesan tersebut sejalan dengan tema PKKMB UF 2026, yakni “LEVEL UP TO GLOBAL”.

Enji mengatakan, tema tersebut menjadi dorongan agar mahasiswa tidak hanya datang ke kampus untuk belajar, tetapi juga terus meningkatkan kapasitas diri.

“Harapannya sesuai tagline kami, Level Up to Global, di mana kami ingin mahasiswa-mahasiswa yang hadir di Kampus Faletehan melihat bahwa bukan hanya datang ke kampus dan belajar, tetapi harus meningkatkan diri,” ungkapnya.

Menurut Enji, tantangan setelah lulus dari perguruan tinggi akan semakin besar. Karena itu, mahasiswa perlu mempersiapkan diri sejak awal, baik dari sisi pengetahuan, karakter maupun kemampuan menghadapi persaingan.

Dalam sambutannya, Rektor juga menegaskan bahwa PKKMB merupakan bagian dari proses transisi mahasiswa baru menuju kehidupan perguruan tinggi. Pelaksanaannya berada di bawah tanggung jawab penuh pimpinan universitas dengan pendampingan yang memadai.

Universitas Faletehan memastikan PKKMB berlangsung secara kondusif dan menegaskan larangan terhadap segala bentuk perpeloncoan, kekerasan fisik maupun psikis oleh senior.

Melalui PKKMB 2026, mahasiswa baru diharapkan tidak hanya mengenal lingkungan dan aturan kampus, tetapi juga mulai membangun karakter, kemandirian, kedisiplinan, serta kesiapan menghadapi tantangan yang lebih luas sebagai bagian dari keluarga besar Universitas Faletehan.***

Comments

comments


0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *