Serang – Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia atau IWAPI Provinsi Banten terus berupaya menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak, salah satunya Dinas Kesehatan Provinsi Banten. Kolaborasi tersebut dilakukan untuk memastikan wanita pengusha sehat.Pada Jumat 12 September 2026, IWAPI Banten audiensi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Banten. Mereka ditemui oleh Kabid Yankes Dinkes Provinsi Banten, Dr. Rita Nugraini.
Ketua IWAPI Banten, Renny Fonda mengungkap tujuan pertemuan IWAPI Banten dan Dinas Kesehatan. Kata dia, pertemuan tersebut merupakan pertemuan pertama lembaga yang ia pimpin dengan OPD yang mengurus urusan kesehatan itu.”Kami adalah Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia dengan 800 orang anggota se-Provinsi Banten. Kami bukan hanya bicara soal omzet, tapi juga soal keluarga, anak, hingga kesehatan,” ungkapnya.
Menurut Renny Fonda, pengusaha perempuan tidak bisa maju jika badannya sakit. Ia juga menyebut UMKM tidak bisa naik kelas jika karyawannya sakit-sakitan.
“Menurut data 70 persen pelaku UMKM itu perempuan. Tapi 60 persen dari mereka belum pernah cek kesehatan dasar, ini PR kita bersama,” kata Renny Fonda.
Renny juga menjabarkan program kesehatan IWAPI Banten serta kerjasama yang diharapkan dapat terwujud dengan Dinkes Provinsi Banten. Kata dia, IWAPI Banten melakukan edukasi kesehatan seperti sosialisasi kanker serviks, kanker payudara, stunting, gizi untuk keluarga pengusaha.
“Kami juga akan membuka akses layanan facilitasi IVA Test, Pap Smear, Vaksin HPV, cek kesehatan gratis untuk anggota IWAPI dan karyawan UMKM,” paparnya.
Ia berharap sejumlah program kesehatan IWAPI dan kerjasama dengan dinkes dapat menjadi penguatan ekonomi sehat yang menghadirkan, produk UMKM IWAPI yang sehat, halal, dan memiliki izin edar dari Dinkes.
“Kami di IWAPI siap jadi perpanjangan tangan Dinkes. Kami punya jaringan sampai ke desa. Kami punya toko, pabrik, resto. Lewat kami, pesan kesehatan bisa sampai ke dapur-dapur Indonesia,” katanya.
Lebih lanjut, Renny Fonda yakin lewat perempuan sehat akan melahirkan generasi sehat dan generasi sehat akan melahirkan ekonomi kuat. Ia juga mengapresiasi jajaran Dinas kesehatan yang membuka ruang kolaborasi dengannya.
“Saya mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Kepala Dinas Kesehatan dan jajaran yang sudah membuka pintu kolaborasi ini,” pungkasnya.***

0 Comments