SERANG, bantenhariini.com – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Desa Undar-andir, Mahamad Jamil dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang mengklaim bahwa meninggalnnya Aswadi seorang warga Desa Undar-andir, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, bukan karena adannya acara Festival Bedolan Pamarayan.
Melainkan, terperosok pada saat mencari ikan di sungai Ciujung bersama teman-temannya, Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Pelaksana Tugas, BNBP Kabupaten Serang, Rachmat saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin(15/10).
Lanjut Rachmat, keterangan itu pun di dapat berdasarkan meninjau ke lokasi, dan ke rumah korban. “Ini karena korban kurang hati-hati. Jadi sekali lagi, kami tegaskan bukan karena adannya acara Festival Bedolan,” jelasnya.
Sementara itu, Plt Kepala Desa Undar-andir, Muhamad Jamil menambahkan, bahwa korban bernama Aswadi meninggal bukan pada saat acara Festival Bedolan. Melainkan pada saat memancing ikan yang kurang hati-hati. “Karena dalam acara Festival Bedolan kita sudah menyiapkan keamanan dengan betul-betul. Bahkan menghimbau warga untuk berhati-hati,” jelasnya.
Kemudian, informasi yang di dapat dari BPBD Kabupaten Serang, kejadian meninggalnnya Aswadi pada hari Sabtu 13 Oktober. (FEB).

0 Comments