TMMD Tahun 2018 di Kota Cilegon Resmi Dibuka


CILEGON, bantenhariini.com – Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Kota Cilegon resmi di buka hari ini, dimana Program TMMD tersebut akan membuka jalan penghubung sepanjang 2,5 Km yang ada di Kelurahan Lebak Gede, Kecamatan Pulo Merak Kota Cilegon.

Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Cilegon Edi Ariadi mengatakan bahwa, Program TMMD tersebut sangat membantu pemerintah dalam melakukan pembangunan yang ada di Kota Cilegon.

Maka dari itu Lanjut Edi, pihaknya mengaku sangat mendukung sekali adanya program TMMD karena selain pembangunannya tidak membutuhkan anggaran yang besar, namun juga pembangunannya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat. “Saya atas nama pemerintah Kota Cilegon, sangat mengapresiasi dan mendukung sekali dengan adanya program TMMD, karena pelaksanannya cepat dilakukan dan dapat langsung dirasakan oleh masyrakat serta tidak memakan biaya yang besar,” kata Edi ditemui usai pembukaan kegiatan tersebut, Senin, 15/10/2018.

Dalam kesempatan tersebut Edi mengungkapkan bahwa, bila Perlu pembanguann Jalan Lingkar Utara (JLU) juga pembangunannya dapat dilakukan dengan Program TMMD agar pembangunannya dapat segera dilaksanakan.

Menurutnya, kalo pembangunannya itu dilakukan dengan program TMMD maka tidak akan ada masyarakat yang mempersulit dan pengerjaanya dapat segera dilakukan. “Kalo perlu pembangunan JLU juga dilakukan oleh program TMMD biar cepet dilakukan dan masyarakatnya tidak banyak yang nanya,” ujarnya.

Edi menjelaskan bahwa, Program TMMD bukan hanya di dukung oleh pemerintah daerah saja, namun juga didukung oleh beberapa pihak industri yang ada di Kota Cilegon. “Dari Industri juga ada beberapa yang membantu seperti dari PT. Indonisa Power dan juga dari PT. ASDP meraka Banten,” ungkapnya.

Sementara itu ditempat yang sama, Komandan Kodim (Dandim) 0623 Cilegon Letnan Kolonel (Letkol) Armed Rico Ricardo Sirait menyampaikan bahwa, dalam program TMMD tersebut bukan hannya melakukan pembangunan dari segi Fisik saja namun juga dilakukan pembangunan Non Fisik seperti melakukan kegiatan Penyuluhan-penyuluan lainnya seperti kegiatan penyuluhan pendidikan, Radikalisme, Isbat Nikah dan Penyuluhan tentang bahaya Narkoba. “Selain melakukan pembanguan berupa Fisik, kita juga melakukan pembagunan Non Fisik seperti melakukan kegiatan penyuluhan soal Pendidikan, Radikalisme, Isbat Nikah dan Penyuluhan Narkoba,” ujarnya.

“Adapun tujuan dilakukanya kegiatan penyuluhan tersebut untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar dapat memiliki kewaspadaan dan juga agar memiliki wawasan kebangsaan yang baik dan Nasionalisme yang Baik,” jelasnya.

Untuk memberikan rasa kewaspadaan dan wawasan kebangsaan yang baik dan memiliki jiwa Nasionalisme yang Baik,” jelasnya.

Untuk diketahui bahwa program Tentara Menunggal Membangun Desa (TMMD) tahun 2018 tersebut, selain membuka jalam sepanjang 2,5 Km, namun juga membangun satu Unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) pembangunan 5 unit Jambanisasi, dan juga 1 unit pengecetan Musola dan juga 1 unit Pos Kamling yang ada di Kelurahan Lebak Gede Kecamatan Pulo Merak Kota Cilegon. (Rohman)

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *