Dindikbud Kab Serang Sambut Baik Program Revitalisasi Sekolah dari Presiden Prabowo


SERANG, bantenhariini.id — Pemerintah Kabupaten Serang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menyambut sangat baik kehadiran program revitalisasi sekolah yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Pasalnya, bantuan ini sangat dibutuhkan untuk menuntaskan peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di Kabupaten Serang yang selama ini masih menghadapi tumpukan pekerjaan rumah yang cukup besar.

Kepala Dindikbud Kabupaten Serang, Aber Nurhadi, menjelaskan bahwa upaya peningkatan sarana dan prasarana pendidikan terus dilakukan secara bertahap, baik melalui anggaran daerah maupun bantuan dari pemerintah pusat.

“Melalui APBD Kabupaten Serang, kita juga menganggarkan dana untuk menuntaskan sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan. Kalau tidak salah, ada sekitar 33 ruang kelas untuk jenjang SD, dan untuk jenjang SMP ada 29 ruang kelas yang akan diperbaiki,” ungkap Aber kepada wartawan, Senin, (26/10/2026).

Ia melanjutkan, selain dari anggaran daerah, tahun ini Kabupaten Serang juga mendapatkan dukungan besar melalui program RAPID dari pemerintah pusat.

Dari program RAPID tahun ini, Dindikbud mendapatkan bantuan untuk 61 SD atau sekitar 123 ruang kelas. Kemudian, untuk jenjang SMP ada 40 sekolah dengan 96 ruang kelas, dan 129 untuk lembaga PAUD.

“Jadi, alhamdulillah tahun ini kita dari RAPID-nya lebih banyak dibantu oleh pusat sehingga ini akan menolong APBD Kabupaten Serang untuk segera menuntaskan kerusakan-kerusakan sekolah,” jelasnya.

Aber menambahkan, bantuan dari pusat ini sangat membantu dan meringankan beban APBD Kabupaten Serang dalam upaya memperbaiki dan menuntaskan kerusakan bangunan sekolah yang tersebar di berbagai pelosok daerah.

Sebelumnya, data yang disampaikan menunjukkan betapa besarnya tantangan yang selama ini dihadapi di sektor pendidikan Kabupaten Serang.

Untuk jenjang SD, kondisi rusak berat tercatat sebanyak 785 ruang kelas, sedangkan yang rusak ringan mencapai 1.275 ruang kelas. Kemudian untuk SMP, yang rusak berat 287 ruang kelas, dan rusak sedang sebanyak 386 ruang kelas.

Angka-angka ini menurutnya bukan hal yang ringan untuk diselesaikan hanya dengan kekuatan anggaran daerah saja.

“Ini luar biasa kalau tidak dibantu oleh pusat, kita akan ripuh menuntaskan kerusakan sekolah ini. Makanya saya menyambut baik program Pak Presiden dengan adanya revitalisasi untuk perbaikan sekolah,” ucap Aber dengan nada syukur.

Ia juga memastikan bahwa program revitalisasi sekolah tersebut sudah mulai berjalan di Kabupaten Serang.

Pada periode pertama pelaksanaan April–Mei 2026, beberapa sekolah sudah selesai direvitalisasi. Contohnya SMP Negeri 1 Pamarayan dan SMP Negeri 2 Cikande.

Pihak Dindikbud beserta Bupati Serang Ratu Racmhatuzakiyah, serta Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) berencana meninjau langsung ke lokasi atas hasil program tersebut.

“Ibu Bupati merencanakan ingin meninjau ke sana dan Pak Menteri juga berencana pengen melihat yang di Serang. Mudah-mudahan nanti ada kesempatan waktunya untuk ketemu kita dan bisa berkunjung ke sana,” ungkap Aber. (Red/ Roy)

Comments

comments


0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *