PANDEGLANG, bantenhariini.com – Penampilan Wayang Ajen dengan Ki Dalang Wawan Ajen menghibur perhelatan akbar Puncak Acara Hari Jadi Kabupaten Pandeglang ke 143 yang dihadiri wisatawan dan masyarakat Pandeglang. Mereka terhibur dengan penampilan Wayang Ajen yang sudah berkeliling ke puluhan negara untuk memperkenalkan wayang golek. “Dia mengombinasikan Wajang Ajen dengan teknologi multimedia, tata cahaya, tata suara dan tata panggung yang mengesankan,” ungkap Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar, Esthy Reko Astuti, saat membuka Pagelaran Spektakuler Kolaborasi Wayang Ajen dan Wayang Kulit Pesisir, di Pantai Karang Sari Carita, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, Sabtu (6/5) kemarin.
Esthy menjelaskan, kebudayaan yang dimiliki Indonesia sangat beragam dan mengagumkan. Penuh dengan nilai historis hingga kisah yang tersimpan di dalamnya seperti penampilan Wayang Ajen. “Wayang merupakan warisan budaya Indonesia yang memiliki jati diri bangsa yang sekaligus bisa dijadikan salah satu cara untuk memdekatkan masyarakat kepada seni dalam hal ini adalah wisata budaya wayang. Warisan budaya ini mengajak masyarakat mengenal wisata budaya lebih dekat sekaligus mempererat tali silaturahmi dengan pelaku kepariwisataan daerah,” katanya
Bupati Pandeglang Irna Narulita mengatakan, pihaknya sangat berterimakasih kepada pemerintah pusat dan provinsi yang sudah berperan aktif dalam medukung kegiatan pariwisata di Kabupaten Pandeglang. “Permerintah dan peran rekan-rekan pejuang pariwisata sangat penting dalam memajukan pariwisata dan membawa manfaat bagi dunia pariwisata di Pandeglang,” ujarnya.
Dikatakan Irna, Wayang sebagai sarana yang memiliki multifungsi diantaranya sebagai penerangan, penyuluhan, dakwah, hiburan sekaligus promosi pariwisata. “Melalui Wayang Ajen diharapkan bisa mengenal budaya daerah melalui alur cerita yang dibawakan oleh lakon wayang. Pementasan ini juga mengajarkan moral , budaya serta menanamkan cinta dan rasa bangga untuk tanah air,” jelas Irna.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Eneng Nurcahyati mengungkapkan, apresiasi yang tinggi kepada Kemenpar yang sudah mempersembahkan wayang untuk masyarakat Carita dan wisatawan di Pandeglang. “Ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam percepatan destinasi nasional yang masuk kedalam 10 destinasi prioritas nasional yakni Tanjung Lesung. Selain itu, melalui Wayang Ajen pemerintah juga mensosialisasikan program dan kebijakan kepariwisataan,” imbuhnya.
Eneng menambahkan, selain sebagai hiburan, pentas seni budaya ini juga sarat akan makna yang kental sehingga bisa dijadikan sebagai upaya dalam mendekatkan masyarakat terhadap pariwisata. “Ke depannya kami berharap element kepariwisataan dalam Penta Helix yaitu ABGCM (Akademisi, Bisnis, Goverment, Community dan Media) bisa saling mendukung maksimal,” kata Eneng.
Menurut Eneng, ada tugas besar yang harus dilaksanakan yaitu mengembangkan pariwisata Pandeglang sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Tanjung Lesung, yang merupakan salah satu dari 10 destinasi prioritas nasional. (Anda)

0 Comments