PETIR, bantenhariini – Dengan seleksi yang sangat ketat, perwakilan Musabaqoh Kitab Kuning (MKK) dari Banten optimis membawa pulang piala MKK 2017. Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Banten, Rahmat Abdul Gani berharap peserta yang lolos semifinal bisa menjuarai di tingkat nasional nanti. “Kami optimis menang. Nanti peserta yang terseleksi akan mengikuti upgrade dan pelatihan khusus,” ujar Rahmat, saat membuka semifinal MKK 2017 di Pondok Pesantren Nur El Falah, Desa Kubang Jaya, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, Minggu (7/5). Acara tersebut dihadiri Anggota DPR RI dari PKB Siti Masrifah, pengurus DPW PKB Banten, dan perwakilan pondok pesantren.
Menurut Rahmat, membaca kitab kuning merupakan tradisi yang sudah mendarah daging di Banten. Lahirnya ulama seperti Syeih Nawawi al-Bantani merupakan bukti bahwa tradisi pesantren dan kajian kitab kuning masih terus lestari dengan banyaknya pesantren di Banten. “Kita ingin tradisi ini tetap bertahan di tengah gempuran modernisasi,” kata Rahmat.
Lomba membaca kitab kuning ini sendiri sudah berlangsung sejak April 2017 digelar serentak di 100 kabupaten dan kota di sembilan provinsi. Sementara babak semifinal dihelat di 25 lokasi. Rencananya babak final akan berlangsung pada 20 Juli 2017 di Jakarta. Mata lomba sendiri diikuti oleh peserta dari tingkat Ula dan tingkat ulya dengan kitab Imriti, Fathul Qorib, Alfiah, dan Ihya Ulumuddin. (Anda/You)

0 Comments