SERANG, bantenhariini.com – Wacana Wali Kota Serang, Syafrudin, yang ingin membuat kawasan industri ternyata benar. Hal itu dibuktikan dengan adanya perusahaan yang sudah masuk ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk melakukan studi analisis mengenai dampak lingkungan hidup (Amdal) di daerah Kelurahan Sawah Luhur, Kecamatan Kasemen, Kota Serang.
Perusahaan tersebut bernama PT. Cahaya Luhur Abadi dengan Direktur, Sukirno. Bahkan banner yang terpasang di Kantor DLH Kota Serang tercatat pembangunan kawasan Industri akan memakan luas lahan 100 Hektare (Ha).
Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Ipiyanto membenarkan, bahwa sudah ada satu perusahaan yang masuk untuk melakukan kajian Amdal. Tapi, dikatakan Ipiyanto, pihaknya tidak akan terburu-buru mengeluarkan rekomendasi.
“Kami ini kekurangan tenaga ahli, bahkan kami akan merekrut tenaga ahli dari luar. Karena kalau sudah keluar rekomendasi ini pun akan berat,” ungkap Ipiyanto kepada bantenhariini.com, Kamis (20/6).
Lanjut Ipiyanto, untuk jenis industri yang akan berada di Kawasan Kasemen, kemungkinan akan dijadikan kawasan industri berat.
“Wacana ini sebetulnya sudah sejak lama, dulu sempat ada gagasan yang datang semacam galangan kapal (pembuatan kapal-red) rencananya ke arah sana, pokoknya industri berat,” katanya.
Ipiyanto juga menuturkan, bahwa penggunaan lahan yang disiapkan yakni, lahan tidak produktif, namun tidak serta merta seperti itu. Bahkan kemungkinan ada yang terdampak.
“Yah, namanya juga konsekuensi pembangunan pasti ada korban, ada yang dirugikan. Untuk lahan juga kemungkinan mencapai 200 Ha, ada kemungkinan jebol desa,” tegasnya.
Diketahui, Pemkot Serang berencana akan menyulap kawasan Kasemen sebagai kawasan Industri. Hal itu dilakukan untuk menekan angka pengangguran di kota berjuluk Madani tersebut.
“Wacana tersebut muncul dalam rangka penciptaan lapangan kerja baru guna mengentaskan kemiskinan di kota Serang,” kata Wali Kota Serang, Syafrudin, belum lama ini. (FEB)

0 Comments