SERANG, bantenhariini.id – Anggota Dewan Kabupaten Serang terpilih dilantik, puluhan mahasiswa gelar aksi di halaman gedung Pendopo dan DPRD Kabupaten Serang.
Imron Nawawi, Korlap aksi demontrasi Forum Mahasiswa Kabupaten Serang, meminta, anggota Dewan Kabupaten Serang yang telah dilantik dapat segera menyelesaikan permasalah yang ada di Kabupaten Serang.
“Suapaya DPRD yang baru segera menyelesaikan permasalah-permasalahan yang ada di Kabupaten Serang, khususnya bagaimana DPRD Kabupaten Serang yang baru untuk membuat suatu regulasi agar pengetatan perusahaan yang ada di kabupaten serang tidak mencemari lingkungan yang ada di kabupaten Serang khususnya sumber daya air kita, karena itu penting bagi masyarakat,” jelasnya.
Karena hal tersebut pihaknya menuntut agar kedepan persoalan yang selama ini menjadi PR Kabupaten Serang bisa cepat terselesaikan.
“Maka daripada itu kita menuntut agar DPRD yang baru bisa menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada di Kabupaten Serang. Kita menuntut bagaimana ini bisa di selesaikan oleh anggota DPRD yang baru dan bertugas selama lima tahun kedepan,” imbuhnya.
Selain persoalan lingkungan, ia juga mengatakan saat ini angka pengangguran di wilayah Kabupaten Serang terus bertambah dan belum dapat terentaskan.
“Pengangguran terus bertambah di kabupaten Serang,” tandasnya.
Sementara itu, Bahrul ulum, Ketua Dewan Sementara, mengatakan, kegiatan aksi adalah salah satu upaya untuk menyampaikan aspirasi masyarakat, ia mengapresiasi kegiatan tersebut yang dilakukan oleh mahasiswa.
“Dalam bentuk apapun aspirasi semoga menjadi spirit buat kita (Dewan Kabupaten Serang). Saya mewakili temen-temen yang lain akan melaksanakan apa yang diharapkan temene-temen semua,” ucapnya ditengah mahasiswa yang melakukan demonstrasi.
“Saya akan selalu mendengar apa yang diharapkan masyarakat kabupaten Serang. Sampaikan aspirasi tanpa anarkis, saya secara probadi tidak akan pernah untuk tidak bisa merasakan apa yang dirasakan kawan-kawan tapi dengan catatn tadi,” imbuhnya.
Ia berharap, mahasiswa terus melakukan aksi demonstrasi untuk menyampaikan aspirasi masyarakat sekaligus mengingatkan kinerja anggota Dewan Kabupaten Serang.
“Harpan kami pun terhadap mahasiswa tetap suarakan apa yang di inginkan masyarakat supaya kami mendengar tapi dengan etika. Ketika anarkis siapa yang rugi, bukan saya, bukan polisi, bukan kalian tapi masyarakat yang rugi,” cetusnya.
“Karena mahasiswa juga masyarakat, kami yang di dalam juga masyarakat, polisi pun masyarakat,” sambungnya.
Sebelum, menandatangani file yang disiapkan oleh mahasiswa tersebut, ia juga mengeluarkan pernyataan perjanjian kepada mahasiswa yang melakukan demonstrasi.
“Saya akan tandatangani ini kalau ada kesepakatan,” lontar Bahrul Ulum kepada mahasiswa yang menyambut dengan pernyataan sikap sepakat.
Setelah terjadi kesepakatan baru ia menandatangani file yang berisi tuntutan aksi mahasiswa tersebut.
“Setelah selesai di bangku kuliah, kawan-kawan kembali ke rumah masing-masing dan mengawal pembangunan di wilayahnya masing-masing, jangan menggantungkan harapan kepada DPRD Kabupaten Serang, jangan nanti kita perjuangkan tapi kalian berdiam diri di rumah masing-masing,” pungkasnya. (DA)

0 Comments