Maretta Sebut KIP DPRD Sangat Tertutup


SERANG, bantenhariini.id – Maretta kader Partai Solidaritas Indonesia mengaku keterbukaan Informasi Publik DPRD Provinsi Banten masih tertutup. Hal itu dikatakannya usai pelantikan anggota Dewan Provinsi Banten di gedung DPRD yang berlokasi di Kawasan Pemerintah Pusat Provinsi Banten.

Ia menilai, saat ini tranparansi kinerja Dewan sangat tertutup lantaran minimnya keterbukaan informasi publik yang seharusnya mudah didapatkan oleh masyarakat.

“Yang pertama saya mau ada keterbukaan transparansi dalam hal kinerja DPRD karena saya melihat selama ini transparansi kinerja DPRD itu sangat tertutup,” jelasnya di lantai tiga gedung DPRD Provinsi Banten kepada wartawan.

Selain itu, ia menjelaskan, banyak akses masyarakat yang tidak dapat terakomodir karena minimnya akses bagi masyarakat di Provinsi Banten.

“Akses dari masyarakat juga tidak bisa terakomodir jadi kita mau lakukan transparansi itu juga dengan melalui aplikasi yang sudah disiapkan oleh PSI,” tegasnya.

Saat ini, solusi yang diberikan oleh Partai Solidaritas Indonesia adalah menyiapkan aplikasi untuk masyarakat Banten melakukan pengaduan.

“Kita nggak mau lagi memberikan jarak pembawa aspirasi karena kita berangkat dari aspirasi dari rakyat dan kami ingin membawa aspirasi rakyat itu dan kami mau membuka pengaduan masyarakat dan membawa masyarakat lebih dekat dengan kami jadi tidak ada lagi jarak anggota dewan dengan masyarakatnya,” tandasnya. (DA)

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *