Segel Pemkot Diabaikan, Ketua DPRD Kota Serang Turun Tangan ‘Sikat’ THM Nakal


SERANG — Tindakan tegas kembali ditunjukkan oleh Ketua DPRD Kota Serang, Muji Rohman, terhadap maraknya Tempat Hiburan Malam (THM) yang terang-terangan mengangkangi aturan. Bersama personil Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Muji menggelar inspeksi mendadak (sidak) maraton menyisir kawasan Legok, Pakupatan, Ramayana, hingga Rau pada Sabtu (25/7) dini hari.

Hasilnya mencengangkan. Petugas menemukan puluhan perempuan yang didapati tengah bertugas sebagai pemandu lagu (LC) serta tumpukan botol minuman keras (miras) yang siap edar.

Yang paling menyita perhatian, beberapa lokasi yang digerebek ternyata merupakan THM yang sebelumnya sudah resmi disegel oleh pemerintah daerah, namun nekat beroperasi kembali secara sembunyi-sembunyi.

Muji mengecam keras sikap bebal para pengelola usaha tersebut. Menurutnya, tindakan membuka kembali tempat yang sudah disegel bukan lagi sekadar pelanggaran biasa, melainkan bentuk pembangkangan terbuka terhadap hukum.

“Kami menemukan lokasi yang jelas-jelas sudah disegel, tapi ternyata nekat buka dan beroperasi lagi. Ini tidak bisa dibiarkan! Ini bentuk pembangkangan nyata terhadap aturan di Kota Serang,” tegas Muji di lokasi sidak.

Tak hanya sekadar memantau, Muji turun langsung menginterogasi pengunjung hingga penanggung jawab tempat hiburan. Suasana sempat memanas saat Muji memberikan peringatan keras kepada salah satu pengelola yang tertangkap basah.

“Jangan sekali-kali lagi kamu (beroperasi) di Kota Serang ini. Awas kalau sampai terulang lagi!” ujar Muji dengan nada tinggi kepada pria yang bertanggung jawab di THM tersebut.

Muji menegaskan bahwa pihak legislatif sama sekali tidak anti-investasi maupun melarang masyarakat membuka usaha. Namun, batas toleransi akan habis jika tempat usaha tersebut justru memfasilitasi peredaran miras hingga dugaan praktik prostitusi terselubung.

“DPRD tidak pernah melarang orang berusaha, silakan. Tapi catat, harus taat aturan. Tidak ada ruang sedikit pun bagi THM nakal di Kota Serang, apalagi yang berkedok karaoke tapi mengarah pada praktik prostitusi,” pungkasnya.

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *