SERANG, bantenhariini.com – Ribuan honorer kategori 2 (K2) dari 8 Kabupaten dan Kota se-Banten melakukan aksi penolakan dibukanya tes CPNS jalur umum, karena dinilai bisa memberatkan K2 untuk naik menjadi CPNS.
Makannya, ribuan K2 meminta kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bisa memprioritaskan pengangkatan CPNS dari kelompok honorer terlebih dahulu.
“Karena honorer K2 ini telah mengabdi puluhan tahun, dengan gaji yang tidak seberapa. Makannya kita meminta keadilan kepada Pemprov Banten, agar bisa membatalkan pengakatan CPNS pada esok hari,” ungkap Ketua Honorer Banten, Karno seusai orasi di depan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Selasa(18/9).
Lanjut Karno, diajukannya pembatalan CPNS, karena terdapat 12.500 honorer K2 di Banten masih hidup kurang layak. Bahkan, ada honorer masih digaji sebesar Rp 100 ribu pertiga bulan.
“Makanya kami menolak adanya tes CPNS di 8 Kabupaten dan Kota di Banten, agar para honerer K2 bisa mendapatkan keadilannya,” jelasnnya.
Menurutnya, honorer kategori K2 banyak yang tidak diakomodir oleh Pemprov Banten, karena usiannya yang sudah mencapai 35 tahun. Padahal honerer K2 sudah mengabdi selama 15 tahun.
“Makannya dimana keadilan untuk kita, dan Pemprov benar-benar tak punnya hati dengan membuka tes jalur umum. Padahal kita banyak yang mempunyai keahlian, mulai dari guru bahkan untuk Satpol PP. Tapi hingga kini, belum ada pengakatan dari honorer K2,” tegasnnya.
Sementara itu, Sekda Banten, Ino S Rawita mengatakan, bahwa setelah mendengar keluhan para honerer K2, akan dilakukan tindak lanjut. Agar aspirasi para honerer K2, bisa tersampaikan.
“Kita menyampaikan malam ini kepada Pak Gubernur Banten untuk penundaan tes CPNS jalur umum. Bahkan kita juga akan segera mengirimkan surat permintaan penundaan penerimaan CPNS umum kepada Kemenpan RB. Mudah-mudahan surat bisa selesai malam ini,” ungkapnnya.
Tidak hanya itu, Ino S Rawita pun berjanji akan memperjuangkan nasib honorer K2 hingga Kabupaten dan Kota di Banten.
“Kita juga memberikan himbauan kepada Kabupaten dan Kota, terkait penundaan pengakatan CPNS jalur umum,” tandasnnya. (FEB).

0 Comments