Sudah 100 Hari, Kinerja WH-Andika Dipertanyakan


SERANG, bantenhariini.com –  Gabungan organisasi mahasiswa Serang dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Serang, PP HAMAS dan Forum Silaturahmi Organisasi Eksternal (FSOE) UIN Banten melakukan aksi meminta bukti dari 100 hari kepemimpinan Wahidin Halim dan Andika Hazrumy, Senin, (21/8/2017) pada pukul 14.00 WIB. Aksi tersebut melibatkan puluhan orang terjun ke jalan raya di depan Kampus UIN Banten, Jalan Raya Jendral Sudirman, Kota Serang. Ada lima poin tuntutan dalam aksi tersebut.

Koordinator Lapangan Aksi Gabungan Organsiasi Mahasiswa Serang mengutarakan 5 poin tuntutan kepada bantenhariini.com, tuntutan pertama mengenai wujudkannya pendidikan dan kesehatan yang gratis dan merata, lalu menuntut realisasi katru multiguna, tuntutan selanjutnya mengenai diterapkannya Undang-Undang ketenaga kerjaan 70 persen tenaga kerja harus dari masyarakat lokal atau daerah sesuai UU No.13 Tahun 2003, lalu tuntutan mengenai tingkatkan kompetensi dan intergtitas ASN, dan teuntutan terakhir mengenai berantas praktek KKN.

“Dari tuntutan yang kami lontarkan, itu merupakan janji-janji Wahidin saat berkampanye. Namun hingga saat ini belum ada perubahan yang signifikan dan nyata,” tegas Rizki.

Ia menabahkan sampai 100 hari kepemimpinan Wahidin Halim dan Andika tidak ada realita yang kongkrit terhadap visi misi yang dilakukannya.

Ia dan kawan-kawan gabungan organisasi mahasiswa berharap dapat melakukan audiensi untuk membicarakan tuntutan yang dilayangkan. “Aksi ini untuk mengingatkan masyarakat Banten pada umumnya dan para pejabat Provinsi Banten tentang tidak ada perubahan dari kepemimpinan Wahidin dan Andika sampai saat ini,” sambung Rizki.

Ia dan kawan-kawan gabungan organisasi mahasiswa menegaskan akan melakukan aksi besar-besaran pada 4 Oktober 2017 bertepatan dengan ulang tahun Provinsi Banten.

Aksi yang dilakukan di depan kamus UIN SMH Banten ini mengakibatkan kemacetan yang cukup panjang di Jalan Raya Jendral Sudirman dikarenakan akses jalan ditutup sebagian oleh massa aksi. (Diah)

Editor: Wayang

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *