CILEGON, bantenhariini.com – Perencanaan penyelesaian pembangunan jalan lingkar Utara (JLU) Kota Cilegon meleset dari target yang telah ditentukan. Akibatnya hal tersebut berdampak terhadap besarnya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) tahun 2018 yang mencapai Rp152 Milyar.
Walikota Cilegon Edi Ariadi mengatakan, Penyumbang terbesar SILPA tersebut bukan hanya terjadi pada pembangunan JLU saja. Melainkan ada juga hal lain yang menjadi penyumbang terbesar SILPA Seperti pengadaan tanah dan pembangunan lain sebagainya yang ada di Kota Cilegon.
“Besarnya SILPA tahun 2018 Pemkot Cilegon ini, terjadi bukan hanya Pembangunan JLU saja, namun ada juga yang lainya pengadaan lahan dan lain sebagainya,” kata Edi usai kegiatan Rapat Paripurna LKPJ dan Pansus Pemilihan Wakil Walikota Cilegon di ruang rapat Paripurna DPRD Kota Cilegon. Rabu, (20/3/2019).
Meski demikian, lanjut Edi, untuk pembangunan JLU tersebut. Tahun ini Pemkot Cilegon akan mengalokasi anggaran sebesar Rp28 Miliar yang rencananya akan digunakan untuk pembentukan Jalan Lingkar Utara (JLU) Kota Cilegon.
“Oleh karena itu, Pemkot Cilegon akan terus berupaya secara maksimal agar pembangunan JLU dapat segera diselesaikan. Sehingga pembangunannya dapat segera dirasaikan oleh masyarakat Kota Cilegon,” ujarnya.
Ketua DPRD Kota Cilegon, Fakih Usaman Umar mengatakan, besarnya SILPA tahun 2018 disebabkan oleh adanya regulasi yang menjadi penghambat pembangunan di Kota Cilegon. Padahal adanya regulasi bertujuan untuk mempercepat pembangunan di Kota Cilegon.
“Menurut saya besarnya SILPA tahun 2018 Kota Cilegon itu, terjadi karena adanya regulasi. Padahal regulasi itu sebenarnya untuk mempercepat pembangunan bukan menjadi penghambat pembangunan di Kota Cilegon,” kata Fakih kepada wartawan.
Fakih mengungkapakn, ratusan Miliar Rupiah anggaran pembangunan JLU tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Cilegon.
“Hampir dua tahun mengendap di Pemkot Cilegon. Padahal anggaranya tersebut dapat digunakan untuk kepentingan masyarakat Kota Cilegon,” tukasnya. (Rohman)

0 Comments