Selain Ruang Kreatifitas dan Bisnis, Kampung Tematik Jadi Penangkal Polusi Udara


TANGERANG, bantenhariini.id – Dalam rangka mendukung program pemerintah terkait pembangunan kampung tematik dan Tangerang Berkebun (Tangbun) warga kampung Keren Jasa (Kerja) menambah jenis tanaman dan melakukan renovasi sejumlah tempat di Kampung mereka pada, Sabtu, (07/03).

Kampung Kerja adalah salah satu inovasi kampung tematik warga Rt 03 Rw 04 Kelurahan Margasari, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang. Kampung ini bergerak pada bidang pengembangan tanaman dan koperasi simpan pinjam khusus warga setempat. Tercatat lebih dari 3 jenis tumbuhan yang telah diproduksi dan berhasil di perjual belikan. Seperti tumbuhan Pakcoy dan Kangkung yang menghasilkan lebih dari Rp800 ribu perbulan. Selain itu tempe umpet juga menjadi salah satu penghasilan dan sudah dikenal di berbagai tempat baik di Kota Tangerang maupun diluar Kota Tangerang.

Selain upaya mengubah wilayah yang kumuh menjadi lebih menarik dan menambah pendapatan warga, masyarakat mengaku kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menjaga polusi udara di sekitar rumah mereka, karena kampung Kerja dikelilingi pabrik industri.

Saidi (45) Rt 03 Kelurahan Margasari mengatakan, kegiatan ini adalah salah satu solusi untuk memberikan ruang kreatifitas dan penghasilan warga sekaligus menjadi penangkal udara kotor. Karena kampung kerja terletak di kawasan pabrik industri. Selain pakcoy dan kangkung dalam jangka waktu dekat warga Kampung Kerja akan menanam strawberry.

“Kampung ini dibuat tak hanya untuk wadah kreatifitas dan bisnis, tetapi memang ditekuni untuk menjaga udara di lingkungan rumah. Karena kami tinggal di daerah industri jadi menanam banyak tumbuhan untuk menjaga polisi dan menghirup udara bersih di lingkungan Margasari,” ujar Saidi. (Memey)

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *