CILEGON, bantenhariini.com – Pengurs Besar (PB) Al-Khairiah akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Kampus Al-Khairiah Kota Cilegon pada tanggal 17-18 Januari 2019.
Ketua PB Al-Khairiah Kota Cilegon Ali Mujahidin mengatakan bahwa, Rakernas tersebut akan dilakukan selama dua hari pada tanggal 17-18 Januari 2018 yang akan dihadiri oleh ribuan anggota Al-Khairiah yang tersebar di Indonesia. “Yah kita akan melakukan Rakernas yang akan dilakukan selama dua hari yang aka dilaksanakan pada tanggal 17 dan 18 Januari 2019,” ujar Ali Mujahidin yang biasa di sapa H. Mumu saat melakukan Jumpa Pers di aula Kantor Al-Khairiah Kota Cilegon, Selasa, (15/1/2019).
Dimana lanjut Mumu, dalam Rakernas tersebut akan banyak kegiatan yang akan dilakukan beberapa diantaranya seprti, Bedah Buku, Diskusi, Tasyakuran penetapan PB Al-Khairiah yang telah Menjadi Salah Satu Ormas di Indonesia. Dan juga syukuran penetapan Brigjen KH. Syam’un sebagai pahlawan Nasional.
“Selain melakukan beberapa kegiatan tersebut dalam Rakernas tersebut juga akan membahas berbagai macam teknis untuk mewujudkan ukhuwah yang kuat di internal Al-Khairiyah,” tandasnya.
Sementara itu ditempat yang sama, ketua panitia Rakernas Ade Muslimat mengatakan bahwa, dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) tersebut akan di hadiri anggota Al-Khairiah dari Papua dan juga dari Sumatra Selatan. “Peserta yang paling jauh datang dari Papu, Dan ada juga dari Sumatra Selatan,” ucap Ade.
Ade menyampaikan bahwa, Rakernas tersebut akan di hadiri sebanyak kurang lebih sekitar dua ribu peserta yang menghabiskan anggaran sekitar miliaran rupiah. “Yang datang kurang lebih ada sekitar dua ribu anggota Al-Khairiah yang tersebar di Indonesia,” ungkapnya.
Dirinya menjelaskan bahwa, Rakernas tersebut rencananya akan di buka oleh Presiden Republik Indonesia (RI) namun karena terbentur dengan kegiatan Debat Pertama jelang pemilihan Presiden Republik Indonesia yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Republik Indonesia (RI).
“Rencananya akan di buka langsung oleh pak Presiden Jokowi namu beliau berhalangan, dan insya allah akan di buka oleh pak Gubernur Banten Wahidin Halim,” tukasnya. (Rohman)

0 Comments