Pulihkan Objek Wisata, Menpar RI akan Bangun Kampung Bambu Adat Milenial


Pandeglang, Bantenhariini.com-Guna memulihkan kembali objek wisata di daerah pesisir pantai Selat Sunda Banten, Mentri Pariwisata (Menpar) RI, Arief Yahya mengaku, akan membuat 49 program ramah bencana.

Di antaranya, Arief mengatakan, terdapat program pemulihan Ekonomi Sumber Daya Manusia (ESDM), Pemulihan Pemasaran dan Program Pemulihan Destinasi Pariwisata.

“Maka dari itu, di minta kepada seluruh unsur yang terkait. Dapat memaksimalkan rencana program ramah bencana,” ungkap Arief sesuai acara Sosialisasi Jurnalisme Ramah Pariwisata, di Hotel Tanjung Lesung Beach, Pandeglang, Senin (1/3).

Arief menjelaskan, salah satu program yang akan dibangun untuk menjaga keamanan dan kenyamanan para pengunjung wisatawan, yaitu akan dibangun Kampung Bambu adat Milenial.

“Semua huniannya dari bambu, baik piring maupun gelas. Bahkan wisatawan akan diajarkan kerajinan kesenian dari bambu,” jelasnnya.

Di tempat sama, Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengaku, akan mendukung 49 program ramah bencana. Bahkan, kata Irna, program Kampung Bambu Adat Milenial pun akan dirinnya jadikan desa binaan Kabupaten Pandeglang.

“Saya kira Kampung Bambu Adat Milenial ini, bisa menarik wisatawan berdatangan. Makannya akan dibantu dalam pengembangannya,” ujarnnya.

Sementara Founder Akademik Bambu Nusantara, Muhkodas Syuhada menambahkan, program Kampung Bambu Adat Milenial adalah rencana revitalisasi kembalinya tempat wisatawan. Dirinnya mengaku siap membantu dalam proses pembangunan Kampung Bambu Adat Milenial.

“Apalagi Banten, memiliki 3 Jenis bambu yang sangat berkualitas. Yaitu, bambu duri, bambu mayan dan bambu hitam,” tandasnnya.

Dalam kesempatan itu, Menpar RI, Arief Yahya, Bupati Pandeglang, Irna Narulita bersama Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Banten, Neneng Nurcahyati melakukan simbolis penanaman bambu. Sebagai bentuk dimulainnya pembangunan Kampung Bambu Adat Milenial, dengan disiapkan 5 hektar lahan, di Kawasan Tanjung Lesung. (FEB).

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *