Polisi Periksa 7 Saksi Soal Dugaan Korupsi Underpass Bandara Soekarno-Hatta


TANGERANG, bantenhariini.com – Polisi telah memeriksa 7 saksi, terkait dugaan korupsi pembangunan underpass jalur Perimeter Selatan Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang yang mengalami longsor pada Senin, (5/2).

Kasubdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Ferdi Iriawan menyampaikan, pihaknya melakukan pemeriksaan tersebut diduga lantaran pembangunan underpass itu tidak sesuai standar.

“Untuk yang kami periksa ada dari pihak penyedia jasa, konsultan pengawas dan pemilik proyek. Itu semua kami periksa untuk melakukan penyelidikan lanjutan akan dugaan ini,” katanya saat dikonfirmasi, Kamis (8/3).

Dia menyampaikan, pemeriksaan khusus dilakukan pada dokumen anggaran terkait pembangunan underpass, yang merupakan milik PT. Waskita Karya.

Sementara, Humas PT. Waskita Karya, Poppy Sukma menyampaikan, pihaknya sedang melakukan perbaikan. “Sampai saat ini masih terus berjalan dengan melakukan pemasangan kawat bronjong,” ucapnya saat dikonfirmasi.

Diketahui, sekitar pukul 18.00 WIB, Senin (5/2) longsor terjadi di underpass Jalur Perimeter selatan, Bandara Soekarno Hatta.

Longsor tersebut juga menimbulkan dua korban yakni, dua karyawan GMF Bandara Soekarno Hatta, Dyanti Putri yang diketahui meninggal dunia pukul 07.00 WIB usai terperangkap 9 jam. Sementara satu korban lain yaitu, Mukhmainnah Syamsuddin kini telah sembuh dan sedang melakukan rawat jalan terapi kaki. (Fani)

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *