Persiapan Pekan Olahraga Tingkat Kabupaten Serang, Koni Rapat Bersama Pengcab


SERANG, bantenhariini.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Serang menggelar rapat koordinasi pelaksanaan Pekan Olahraga yang rencananya akan dilaksanakan pada bulan November mendatang bersama jajaran pengurus Cabang Olahraga (Pengcab) di alua Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Serang. Sabtu (21/09/2019).

Ketua Pelaksana Porkab Serang, Habibullah, mengatakan, rapat koordinasi tersebut digelar untuk menampung aspirasi dan masukkan dari cabang-cabang olahraga yang akan dipertandingkan pekan depan setelah sebelumnya melakukan tahapan form A yakni memverifikasi cabang olahraga.

“Sebetulnya ini rapat koordinasi dengan seluruh pengcab artinya bahwa setelah kita melalui tahapan form A kemarin dengan kecamatan ini adalah lanjutan dari form A itu karena memang inilah rapat yang harus dilaksanakan karena dari sini kita akan mengakomodir dan menerima masukan-masukan dari pengcab,” katanya.

“Kemudian juga, apa masalah-masalah yang terjadi di pengcab dan oleh karena itu mungkin setelah ini kita nanti akan adakan pertemuan dengan ketua pengcab sehingga hasil hari ini akan kita bawa di rapat ketua pengcab untuk dijadikan sebuah acuan bahwa memang porkab yang terbaiknya seperti apa nanti,” jelasnya.

Ia memperkirakan ada sekitar 17 cabang olahraga yang dipertandingkan pada pekan olahraga tingkat Kabupaten Serang pekan depan.

Ia menjelaskan hal tersebut sudah disampaikan oleh bidang pertandingan terkait kaidah-kaidah yang memang sudah disepakati berdasarkan hasil pleno Koni Kabupaten Serang.

“Itu adalah cabang yang dipertandingkan dan tadi sudah disebutkan ada sekitar 17 cabang olahraga yang dipertandingkan tetapi tidak menutup kemungkinan pada saat nanti anggaran dibukakan itu akan mengurangi dari jumlah itu,” terangnya.

“Karena memang yang namanya peserta itu adalah di kecamatan, karena kecamatan sendiri yang tahu Komitenya uang itu cukupnya berapa nanti otomatis akan membuat diagram fluktuatif dijumlah cabor yang dipertandingkan tetapi hasil dari form A emang ada 17 cabor yang dipertandingkan dan dieksibisikan tetapi tidak menutup kemungkinan pada saat pelaksanaannya nanti akan berkurang karena memang cara mengatur pada anggaran yang akan diterima oleh kecamatan,” imbuhnya.

Sebab, sambung Habibullah, para kordinator Kecamatan tidak akan memaksakan diri jika anggaran yang dimilikinya tidak mencukupi untuk mengikuti pertandingan.

“Kalau itu tidak mencukupi mereka tidak akan memaksakan namanya juga kegiatan yang tidak ada anggarannya zaman sekarang segala macam sehingga kalau tidak ada anggaran yang mendukungnya otomatis mereka pun akan menghitung dan mengkalkulasi ulang,” jelasnya. (DA)

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *