Peran Balawista, Dukung Pariwisata di Banten


Badan Penyelamat Wisata Provinsi Banten melakukan Deklarasi sekaligus pelantikan pengurus Balawista Kabupaten/Kota se-Banten. Balawista yang bertugas untuk menjaga keselamatan wisatawan saat berwisata itu merupakan salah satu kunci sukses bagi pengembangan Pariwisata Banten.

Wakil Bupati Pandeglang Tanto Warsono Arban yang juga merupakan Pembina Teknis Balawista Provinsi Banten mengatakan Balawista sangat bermanfaat bukan hanya bagi pemerintah, tapi juga bagi para wisatawan yang datang ke setiap destinasi wisata yang ada di Banten dalam memberikan rasa aman dan nyaman.

“Kedepannya Balawista ini jadi mitra strategis bagi pemerintah daerah dalam mengembangkan pariwisata,” ungkap Tanto saat membuka kegiatan Deklarasi Balawista Provinsi Banten, di Carita, Kabupaten Pandeglang, Rabu, (13/11/17).

Tanto mengungkapkan, kerja keras Balawista dalam menjaga keselamatan para wisatawan perlu diapresiasi oleh pemerintah. Salah satunya dengan terus mengupayakan kesejahteraan para anggota Balawista.

“Balawista itu kan bertarung nyawa demi menjaga keselamatan para wisatawan harus diberikan penghargaan,” ungkap Tanto.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Banten Eneng Nurcahyati mengapresiasi perjuangan Balawista dalam menjaga keamanan wisatawan. menurutnya, dengan adanya Balawista tingkat keselamatan Wisatawan semakin meningkat, dan tingkat kecelakaan di tempat wisata terutama wisata tirta semakin rendah.

“Keselamatan para wisatawan akan membuat yakin bahwa Banten itu aman, serta nyaman sehingga semakin banyak yang berkunjung ke Banten,” ujar Eneng

Meski begitu, Eneng menghimbau kepada Balawista yang bertugas, terut menjaga sapta pesona seperti kebersihan destinasi wisata.

“Balawista juga harus turut menjaga sapta Pesona Destinasi Wisata Banten,” ujarnya.

Eneng berharap, kedepannya Balawista juga harus mampu mengembangkan atraksi wisata, seperti wisata edukasi kepada generasi selanjutnya.

“Saya berharap Balawista terus berinovasi salah satunya menghadirkan Wisata edukasi sekolah surving sebagai bentuk kaderisasi dan kecintaan permainan di air,” ungkap eneng.

Terkait libur panjang yaitu natal dan tahun baru 2018 pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Balawista sejak awal tahun pada saat menjelang Idul fitri, sudah ada posko yang sudah disiapkan serta sarana yang di butuhkan, dinas Pariwisata Banten juga terus melakukan monitoring dan juga pengumpulan data.

“Tentu harapannya tidak ada wisatawan yang mengalami kecelakaan atau cidera dengan kesigapan Balawista,” jelasnya.

Disisi lain, Ketua Balawista Provinsi Banten Ade Ervin mengatakan Balawista siap melakukan tugas dan fungsinya untuk menjaga keselamatan para wisatawan yang datang ke destinasi wisata di Banten, sebagai bentuk dukungan Balawista dalam mengembangkan pariwisata Banten.

“Balawista siap membantu pemerintah Banten dalam mengembangkan pariwisata dengan memberikan keselamatan dan kenyamanan para wisatawan,” ungkapnya.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari itu juga diselenggarakan Kompetisi Balawista Tingkat Nasional yang mendatangkan Peserta dari berbagai daerah diantaranya Kabupaten Badung, Bali. dan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. (Dekur)

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *