Pelaku Seks Menyimpang di Cibodas Akui Kurang Tertarik Terhadap Perempuan


TANGERANG, Bantenhariini.com – Tersangka kasus pencabulan terhadap anak-anak di Jalan Kecipir Raya, Kelurahan Cibodas
Sari, Kecamatan Cibodas mengaku kurang tertarik terhadap perempuan. Pelaku mengatakan sudah tiga bulan tidak berhubungan intim dengan istrinya, karena istrinya sudah monopause.

“Saat menikah ya seperti orang-orang pada umumnya aja. Cuma setelah menikah saya tidak percaya diri, tapi saya ingin sembuh dan ingin punya keturunan” ujar pelaku yang diketahui bernama Dachlan (62) saat konfrensi pers di Polres Metro Tengerang Kota.

Dahlan menyampaikan, sejak kecil dia seringkali dijuluki seperti perempuan. “Nggak tau kenapa, saya juga dari kecil senang pakai baju-baju perempuan,” ucapnya.

Pria yang sudah memiliki 6 cucu ini mengaku, bahwa dirinya memiliki ketertarikan dengan anak laki-laki. “Nggak tau kenapa, saya juga inginnya jadi laki-laki sejati,” katanya.

Diketahui sebelumnya, Dahlan ditangkap di rental PS yang ia jaga, atas tuduhan pencabulan terhadap 6 anak-anak. “Kejadiannya tanggal dua maret dilaporkan tiga maret, di pos Jatiuwung. Modusnya dilakukan di rental PS milik anaknya, jadi kalau ada anak yang tidak bisa bayar maka korban harus menggantinya dengan berhubungan badan,” kata Wakapolres AKBP Harley Silalahi.

Harley mengatakan pihaknya akan memeriksa kejiwaan pelaku. “Kita dan psikiater akan mengecek psikologis pelaku. Kita juga mengimbau agar masyarakat terus memantau kegiatan anak-anaknya,” tutupnya.

Akibat perbuatan tersebut pelaku dijerat pasal uu perlindungan anak. Pasal 76 s juncto pasal 82 nomor 35 tahun 2008 dengan hukuman kurungan maksimal 15 tahun penjara. (Fani)

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *