Pasca Pemilu 2019, Kyai Banten Ajak Masyarakat Jaga Kondusifitas


SERANG, bantenhariini.com – Ketua Majlis Zikir Khotam Thoriqoh Qoodiriyah Wa Naqsyabandiyah, Kyai Yusuf Kartakoesoemah mengajak seluruh komponen  masyarakat Banten untuk menjaga kondusifitas pasca Pemilu 2019.

Kyai Yusuf Kartakoesoemah yang juga selaku pengasuh Pondok Pesantren TQN Al-Mubarok, mengatakan, bahwa semua unsur masyarakat harus bisa bersabar menunggu hasil perhitungan suara dari KPU Banten, jangan saling mengklaim, apalagi menuduh tampa dasar yang dapat membuat perpecahan di masyarakat Banten.

“Saya mengajak pada seluruh masyarakat indonesia, dan khususnya masyarakat banten, mari kita jaga kondusifitas pasca pileg dan pilpres ini. Kita harus bisa menahan diri, dan jangan percaya pemberitaan yang bisa membuat perpecahan. Kalaupun sekiranya ada yang tidak sesuai, tempuh dengan jalur benar, serta laporkan pada Bawaslu, dan juga aparat penegak hukum,” kata Kyai Yusuf, pada awak media seusai melakukan deklarasi dan imbauan pemilu 2019, di pondok Pesantren TQN Al-Mubarok, Desa Pasir Angin, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Jum’at (26/04/2019).

Kyai Yusuf juga menjelaskan, bahwa selesai pemilu 2019, Banten harus tetap damai, jangan sampai ada hal yang tidak diinginkan terjadi disini. Maka itu, mari kita jaga kesatuan dan persatuan, apapun hasilnya yang di umumkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) harus diterima dengan baik.

“Apapun pilihannya, apapun partainya, kita jaga ukhuwah islamiah yang selama ini telah terjaga dengan baik di tanah jawara ini. Kita harus rukun kembali, jangan sampai mau dirusak oleh oknum yang tidak ingin perdamaian dan kenyamanan di Banten,” tegasnya.

Lanjut Kyai Yusuf, ajang pemilu yang telah terlaksana dengan aman dan damai pada 17 April 2019 kemarin. Ini pun, masih kata Kyai Yusuf, merupakan pesta rakyat indonesia, yang harus dijaga secara bersama-sama.

“Lebih baiknya kita doakan saja, semoga yang terbaik untuk indonesia, tetap jaga persatuan, kesatuan, kedamaian, kenyamanan, dan juga NKR. Jangan mudah terhasut, serta terprovokasi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” terangnya.

Ditempat berbeda, Ketua Dewan Pembina, Bintang Sembilan Wali (Biwali) Banten, Kyai Martin juga ikut angkat bicara. Dirinya mengajak, kepada seluruh masyarakat di Banten, agar tidak terprovokasi dari ucapan-ucapan yang bisa merusak Negeri dan Bangsa.

“Mari kita ciptakan kemaslahatan, agar Negara ini bisa berjalan sesuai harapan kita bersama,” tandasnya. (FEB)

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *