SERANG, bantenhariini.com – Kurang lebih sudah seminggu lamanya Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) memulai proses rekapitulasi suara di masing-masing Kecamatan. Namun berdasarkan informasi, dari 6 Kecamatan yang ada di Kota Serang, baru Kecamatan Curug yang telah menyelesaikan proses rekapitulasi.
Tetapi dalam proses rekapitulasi, banyak dari petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang jatuh sakit, bahkan ada yang meninggal baru-baru ini atas nama Almarhum Danu Radanu selaku ketua KPPS TPS 20 Kota Serang.
Sehingga, untuk menekan jumlah korban dikemudian hari, KPU bersama Dinas Kesehatan telah menyediakan petugas kesehatan untuk bersiaga guna mengantisipasi kasus-kasus tersebut dikemudian hari.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Serang, Ade Jahran mengatakan, dalam tiga hari terakhir, terdapat 5 petugas KPPS yang kembali tumbang, dan mereka semua dirawat di beberapa Rumah Sakit (RS) yang ada di Kota Serang.
“Semua dirawat akibat kelelahan saat menjalankan tugas dalam menghitung suara dalam Pemilu 2019. Mereka ada yang dirawat di RS Kencana, RSUD Drajat Prawiranegara, dan RS Sari Asih,” ujarnya saat ditemui di kantor KPU Kota Serang, Jum’at (26/4/2019).
Kendati demikian, Ade Jahran mengaku, keberadaan petugas kesehatan yang telah ditempatkan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang sangat membantu pekerjaannya. Menurutnya, keberadaan petugas kesehatan tersebut membuat para petugas KPPS menjadi lebih semangat.

“Saya kira, setelah ada petugas kesehatan, para petugas KPPS menjadi senang. Sugesti mereka terbangun dalam diri para petugas KPPS yaitu harus sehat,” ungkapnya.
Selain itu, masih kata Ade Jahran, para petugas medis juga selalu menyediakan vitamin dan suplemen untuk menunjang kesehatan dari para petugas KPPS.
“Jadi yang namanya vitamin, suplemen, obat pusing, itu selalu tersedia. Bahkan juga ada cek kesehatan yang dilakukan oleh tenaga medis tersebut, seperti cek tensi darah dan sebagainya,” tutup Ade Jahran. (FEB)

0 Comments