SERANG, bantenhariini.com – Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Banten menyelenggarakan seminar Mushaf Al-Qur’an Al-Bantani Dalam upaya penyempurnaan untuk cetakanTahun 2019 mendatang.
“Penulisan mushaf Al-Qur’an Al-Bantani terbitan tahun 2019 mendatang harus sesuai dengan kaidah-kaidah yang berlaku, dan sesuai dengan maksud dan tujuan dari setiap ayat Al-Qur’an,” kata Penjabat (Pj) Sekda Banten Ino S Rawita saat membuka seminar Mushaf Al-Qur’an Al-Bantani yang diselenggarakan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) di Aula Bappeda Banten, di Serang, Senin.
Ino mengatakan, kegiatan seminar ini merupakan implementasi program LPTQ Provinsi Banten pada tahun anggaran 2018 yang bertujuan mengkaji, mereview dan membahas penulisan Mushaf Al-Bantani tersebut. Hasil kajian akan diterapkan pada penerbitan Mushaf Al-Qur’an Al-Bantani pada Tahun 2019 yang akan datang.
“Pada prinsifnya bacaan Mushaf Al-Qur’an Al-Bantani tidak ada kesalahan dan telah di Tashih oleh Lazna Kementerian Agama Republik Indonesia.” kata Ino.
Sekda memberikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada LPTQ Provinsi Banten atas terselenggarannya seminar tersebut, karena hasil dari kajian ini diharapkan dapat membawa hal positif terhadap penerbitan Mushaf Al-Qur’an Al-Bantani di waktu yang akan datang.
Ia berharap seminar tersebut tidak sekedar hanya pelaksanaan program untuk mengggugurkan kewajiban semata, akan tetapi harus ada dampak atau hasil yang positif dan manfaatnya dapat dirasakan langsung baik oleh lembaga maupun oleh masyarakat.
“Pemerintah Provinsi Banten telah memiliki komitmen untuk menjadikan Iman dan Taqwa sebagai landasan untuk menata kehidupan kearah yang lebih baik, material dan spritual,” kata Ino.
Ino mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat Banten untuk bahu membahu memacu akselerasi pembangunan yang akan berkontribusi terhadap keberhasilan pembangunan Provinsi Banten yang maju, mandiri dan sejahtera berdasarkan akhlakul karimah dapat tercapai sesuai dengan harapan masyarakat Banten.
Sementara itu, Ketua Harian LPTQ Provinsi Banten Sibli Sarjaya mengatakan, seminar tersebut diselenggarakan dalam rangka memperoleh masukan dan kritikan terkait dengan Mushaf Al-Qur’an Al-Bantani, karena ada 168 ayat yang Rasm-nya perlu diselaraskan dengan Rasm Ustmani.
Hadir dalam seminar tersebut unsur perguruan tinggi, forum silahturahim pondok pesantren se-Porvinsi Banten, pengurus LPTQ se-Provinsi Banten, dan komunitas One day one Juz (ODOJ) Provinsi Banten, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Banten.
(Mulyana/Antara)

0 Comments