TANGERANG, bantenhariini.com – Menjelang musim umroh, Kantor Kesehatan Pelabuhan Bandara Soekarno-Hatta antisipasi penyebaran virus mers. Pernyataan tersebut diungkapkan langsung oleh Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Bandara Soekarno-Hatta Anas Ma’ruf, Rabu, (4/4/2018).
“Sekarang ini yang harus kita waspadai adalah virus mers dari Timur Tengah jadi penerbangan dari sana kita awasi. Sekarang dalam kondisi rutin kita waspadai, berapa banyaknya jemaah umroh yang datang dan pergi,” ujarnya saat ditemui di lobby PT. Angkasa Pura II.
Jika nantinya ditemui jemaah umroh yang terindikasi virus mers, pihak karantina kesehatan Bandara Soekarno Hatta akan siap mengantisipasi.
“Ciri-cirinya itu dengan gejala seperti demam, bersifat akut, sesak nafas atau batuk, karena Mers sendiri menyerang saluran pernapasan yang bisa sebabkan kematian. Namun, sejauh ini selama musim umroh berlangsung di 2018 ini, belum ditemukannya virus itu di jamaah kita,” tandas Anas.
Diketahui, MERS atau Middle East Respiratory Syndromeadalah penyakit saluran pernapasan yang disebabkan oleh virus korona. Asal virus korona belum diketahui secara pasti, namun diduga bahwa virus ini kemungkinan besar berasal dari unta yang tinggal di Arab Saudi dan sekitarnya. (Fani/Setia)

0 Comments