SERANG, bantenhariini.com – Menjelang Hut RI ke 73 tahun, para pedagang bendera musiman di Kota Serang mengeluhkan penjualan bendera sangatlah sepi, dan tidak seramai tahun lalu.
Salah satu pedagang bendera, Anton mengatakan, sepinya pembeli mulai dari tanggal 1 Agustus hingga sekarang. Bahkan belum mencapai target.
“Dibandingkan tahun lalu, penjualan tahun ini sangat sepi, biasanya kalau menjelang H-3 itu pedagang seperti kita ini sudah tutup lapak, tapi sekarang masih banyak yang berjualan di sekeliling Kota Serang,” ungkapnya saat di wawancarai di lokasi, Selasa (14/08).
Lanjut Anton, perbedaan tahun ini dengan tahun lalu sangatlah berbeda. Karena tahun lalu, dalam sehari bisa menjual bendera hingga mencapai Rp 3 Juta Rupiah. Tapi tahun sekarang hanya mendapatkan sekitar Rp 300 Ribu sampai Rp 250 Ribu untuk perhari.
“Sangatlah berbeda jauh, dan memang kita mengalami penurunan penjualan,” jelasnya.
Seperti diketahui dari hasil pantuan dilapangan, disetiap titik lokasi pemukiman penduduk di Kota Serang terlihat jarang sekali warga yang memasang bendera di halaman rumah, sangat disayangkan betapa minimnya kesadaran masyarakat mengenai Nasionalisme, dan antusias masyarakat terhadap bangsa ini. Apalagi saat menjelang Ulang Tahun Republik Indonesia yang Ke 73. (Andre)

0 Comments