Waspada Kerajaan Ubur-ubur, MUI Himbau Masyarakat Kota Serang Berhati-hati


SERANG, bantenhariini.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Serang menghimbau kepada masyarakat Kota Serang untuk berhati-hati dengan adanya ajaran-ajaran agama dari Kerajaan Ubur-ubur, karena sangatlah menyesatkan.

“Seperti halnya, baginda Rasulullah, Nabi Muhamad SAW dibilang seorang wanita, dan Hajar Aswad diciumi oleh orang banyak karena bentuknya mirip kelamin wanita. Bahkan kabah dinilai bukan kiblat untuk solat, melainkan hanya rumah Nabi tempat pemujaan. Makanya saya menghimbau kepada masyarakat Kota Serang untuk berhati-hati dan tidak mengikuti aliran sesat Kerajaan Ubur-ubur,” ungkap Sekretaris Umum MUI Kota Serang, Amas Tadjuddin saat di temui di ruang kerjanya, Selasa(14/8).

Lanjut Amas Tadjuddin, Kerajaan Ubur-ubur juga mempercayai kepada Nyi Ratu Kidul sebagai bukti iman kepada yang goib. Mereka juga meyakini mendapat amanah dari pemilik Indonesia yaitu Ibu Ratu Kidul agar dalam minggu ini mencairkan uang yang jumlahnya tak terhingga. “Kata mereka uangnya berada di Bank Luar Negeri dan Bank Indonesia, dengan tertulis atas nama Maryam di Bank Luar Negeri. Sedangkan Bank Indonesia atas nama Muhamad menggunakan sandi rahasia M1 yang merupakan simbol nama muhamad sebagai nabi asli keturunan kelahiran Indonesia,” jelasnya.

Kerajaan Ubur-ubur juga, masih kata Amas, telah mengikuti 12 orang pengikut, 6 laki laki dan 6 perempuan dewasa. Mereka menyebut dirinya sebagai anak batin dari Aisah sebagai Raja Ubur-ubur yang berasal dari Kota Serang.

“Makanya kami dari MUI Kota Serang berkewajiban membina dan meluruskanya sesuai ajaran islam, agar tidak membuat kacau di Kota Serang,” tandasnya. (FEB).

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *