Ibu dan Anak Jadi Kurir Sabu, Nekat Selundupkan Pakai Pembalut


TANGERANG, bantenhariini. com – Sebanyak 660 gram sabu dari Kuala Lumpur, dibawa oleh ibu dan anak. Sabu tersebut diselundupkan di pembalut. Saat dilakukan konfresi pers di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (28/3/2018) , kedua ibu dan anak itu tampak menangis tersedu-sedu.

“Jadi dari hasil pemeriksaan badan petugas mendapati ibu dan anak menyembunyikan sabu di pembalut yang mereka kenakan masing-masing 310 gram dan 356 gram,” ujar Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Akhmad Yusep Gunawan, Rabu (28/3/2018).

Yusep menyampaikan barang haram tersebut, dibawa oleh RC (40) dan NO (20). Dia mengungkapkan sabu itu dibawa lewat pesawat KLM Royal Dutch KL 809.

“Kedua tersangka memperoleh barang tersebut dari seorang berkebangsaan Afrika di Malaysia. Mereka diperintahkan untuk membawa sabu tersebut ke Jakarta,” jelasnya.

Menurut penuturan Yusep, kedua pelaku dibayar sekitar Rp 4 juta sampai dengan Rp 5 juta. “Ini modus lama tapi tetap mereka laksanakan karena diiming-imingin bayaran yang menurut mereka jumlahnya cukup besar,” tandasnya.

Sementara, Kepala Kantor Bea Cukai Soekarno-Hatta Erwin Situmorang mengatakan, pihaknya telah bekerja sama dengan jajaran terkait dan telah berhasil menangkap pelaku lainnya.

“Kami berhasil meringkus 5 orang tersangka lainnya yang berperan sebagai pemantau dan penerima barang. Serta 1 orang tersangka yang menjadi pengendali jaringan,”

Atas perbuatannya para pelaku dijerat Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika, dengan hukuman pidana mati atau pidana penjara paling lama 20 tahun. (Fani/Setia)

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *