Gali Kreativitas untuk Tepis Stigma Pemuda


TANGERANG,bantenhariini.com- Beragam stigma  masih melekat di kalangan pemuda saat ini, seperti sering melakukan kegiatan nongkrong tidak jelas sampai terseret kasus narkoba. Untuk menepis stigma tersebut,  Kecamatan Cipondoh menggelar program Kampung Pemuda dalam rangka Sumpah Pemuda di halaman Kantor Kecamatan Cipondoh,  Minggu (22/10/2017).

Acara itu diisi berbagai lomba kreativitas pemuda seperti festival band, lomba mural, lomba fhotograpy dan stand up comedy. Setiap kelurahan mengirimkan peserta lomba. Lomba yang dikemas hiburan itu diikuti antusias peserta dan sangat menghibur masyarakat.

Sekertaris Camat Cipondoh Muhammad Marwan mengatakan, kegiatan ini merupakan inovasi dari pemerintah setempat dalam membangun kreativitas pemuda. Lewat program Kampung Pemuda dalam rangka Sumpah Pemuda ini merangkul semua pemuda.  “Kegiatan ini memang sebagai ajang pembinaan kepada mereka,” katanya, kepada bantenhariini.com, Minggu (22/10/2017) siang.

Marwan menjelaskan, stigma terhadap pemuda di masyarakat saat ini masih ada.  Padahal di Indonesia pemuda aset yang paling berharga. Karena mereka merupakan penerus masa depan. “Karena itu, Pemkot Tangerang terus membuat program yang mengembangkan dan menggali potensi pemuda. Bila anak muda aktif terlibat dalam kegiatan positif setidaknya yang negatif akan hilang,” ujarnya.

Marwan juga mengakui, bahwa potensi pemuda di Cipondoh cukup banyak.  Antara lain  ada yang bergelut di pengelolaan bank sampah, kuliner,  kesenian tradisional bahkan modern. Potensi itu akan terus dikembangkan oleh pemerintah setempat.

Panitia Kampung Pemuda  Kecamatan Cipondoh Retno Wulansari menambahkan, setiap kelurahan wajib mengirimkan pesertanya dalam lomba Kampung Pemuda ini.  Hal ini demi memacu kreativitas pemuda yang ada di wilayah masing-masing. Dalam kegiatan ini mereka yang meraih juara mendapat hadiah. “Selanjutnya dikirim ke tingkat Kota Tangerang untuk mengikuti lomba lagi,” kata perempuan yang menjabat Kasi Kemas Kecamatan Cipondoh ini.(Setia)

 

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *