Cilegon, Bantenhariini.com – Kesenjangan partisipasi dan pemanfaatan hasil pembangunan antara perempuan dan laki-laki dinilai cukup tinggi. Sehingga diperlukan upaya oleh pemerintah untuk memperkecil kesenjangan tersebut.
Kepala Bidang Pengarusutamaan Gender dan Pemberdayaan Perempuan (PUGPP) pada DP3AKB Kota Cilegon Kamilah Hafid Elfatah mengatakan, pihaknya saat ini tengah berupaya untuk mewujudkan pembangunan yang berkeadilan dan berkesetaraan Gender di Kota Cilegon.
“Diharpkan dengan adanya Progran Kegiatan Perencanaan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) yang telah disusun oleh DP3AKB Cilegon akan mampu memberikan keadilan antara perempuan dan laki-laik di Kota Cilegon,” kata Rlfatah saat ditemui dikantornya, Jumat, (5/4/2019).
Selain itu, lanjut Elfatah, melalui kegiatan PPRG tersebut diharapkan juga dapat memberikan pemahaman tentang pendekatan anggaran publik yang berbasis Gender.
“Maka dengan begitu, diharapkan para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Cilegon dalam melakukan penyusunan dan perencanaan anggaran lebih terlatih,” ujarnya.
Oleh karena itu, dirinya mengaku, untuk mencapai hal yang dimaksud tersebut, DP3AKB Kota Cilegon telah melibatkan seluruh petugas bagian program yang ada di Kecamatan dan Kelurahan di Kota Cilegon.
“Agar hal itu dapat tercapai sesuai dengan harapan kita semua, maka DP3AKB melibatkam Sub Bagian Program yang ada di OPD di Kota Cilegon termasuk yang ada di Kelurahan dan Kecamatan di Kota Cilegon,” pungkasya. (Rohman)

0 Comments