TANGERANG, bantenhariini.com – Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dalam waktu dekat bakal menikmati air bersih yang fasilitasnya dibangun Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kota Tangerang. Sebelumnya Dinas Perkim telah membangun ribuan jaringan perpipaan air bersih di Neglasari.
Di tahun 2018 ini Dinas Perkim Kota Tangerang kembali membangun instalasi pipa sepanjang 8.810 meter. Jumlah itu terdiri dari untuk pipa dengan diameter 150 cm sepanjang 2010 meter, pipa diameter 75 mm sepanjang 1500 meter, pipa diameter 50 mm sepanjang 4.750 meter serta sambungan rumah (SR) 550 meter.
Pembangunan instalasi pipa dan SR dilakukan di dua zona. Zona dua dan zona tiga. Zona dua meliputi Kecaamatan Karawaci, Cibodas, Periuk dan Jatiuwung. Sedangkan zona tiga meliputi Kecamatan Pinang, Ciledug, Karang Tengah dan Larangan. Untuk zona dua prioritas pembangunan di Kecamatan Karawaci dan Periuk. Sedangkan zona tiga di Kecamatan Pinang.
Kasi Pembangunan dan Pengembangan Air Bersih Dinas Perkim Kota Tangerang Yohandi ST, MSi, mengatakan pemasangan instalasi pipa, sambungan rumah dan meteran gratis bagi MBR. Tinggal PDAM Tirta Benteng yang melakukan penyaluran air bila pemasangan sudah selesai. “Saat ini sedang pelelangan pekerjaannya. Mudah-mudahan bulan Juli sudah bisa dikerjakan,” katanya, Rabu (9/5/2018).
Menurutnya, pemasangan jaringan pipa air bersih dilakukan bertahap. Ini karena yang diutamakan masyarakat berpenghasilan rendah dulu. Selain itu pembangunannya diutamakan wilayah yang rawan air bersih. Seperti di Karawaci dan Periuk.
Sementara, Kabid Air Minum Air Limbah Dinas Perkim Kota Tangerang Purnawan Herry Santoso ST, MM, mengharapkan warga Kota Tangerang seluruhnya bisa menikmati air bersih. Namun masih terseok-seok untuk mencari bahan baku air. “Karena itu untuk zona tiga akan dibangun intake di Sungai Cisadane,” katanya.
Ia mengatakan, warga Kota Tangerang bisa 100 persen menikmati air bersih. Ini mengacu kepada target Millenium Development Goals (MDGs) sampi tahun 2019. (ADV)

0 Comments