SERANG, bantenhariini.com – Puluhan massa yang tergabungan dalam organisasi mahasiswa seperti HAMAS (Himpunan Mahasiswa Serang), HMI (Himpunan Mahasiswa Islam), GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia) dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), melakukan aksi tuntutan atas perbaikan yang ada di Kota Serang dalam momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Serang yang ke-10. Aksi gabungan berlangsung rusuh. Demo berlangsung di depan Kantor DPRD Kota Serang, yang memang di dalam sedang berlangsung Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Serang, Kamis, (10/8).
Tuntutan pada aksi gabungan tersebut terdiri atas lima poin. Koordinator Aksi Gabungan, Muhammad Hazah menjelaskan, poin pertama tuntutan mengenai revitalisasi pasar tradisional sebagai pendongkrak perekonomian warga Kota Serang, poin kedua mengenai optimalisasi sarana dan prasarana pendidikan dengan menggunakan anggaran 20 persen dari APBD (UU no. 20 Tahun 2003), poin ketiga sikapi dan tuntaskan gizi buruk, campak, perbaiki pelayanan kesehatan, dan lanjut poin keempat tentang tuntutan penurunan angka pengangguran dan relokasi warga yang tinggal di Rumah tidak layak huni. Dan poin terakhir mengenai tuntutan optimalisasi kinerja DPRD Kota Serang sebagai wadah aspirasi rakyat untuk menyampaikan masalah yang dihadapi
Aksi gabungan berlangsung pukul 10.00 WIB yang awalnya berlangsung kondusif, tetapi adanya keinginan peserta aksi untuk memasuki kantor, mengakibatkan adanya aksi saling dorong antara peserta aksi dan petugas kepolisian yang mengamankan aksi tersebut. Akibat aksi ini mengakibatkan kemacetan yang cukup parah di sepanjang jalan depan Kantor DPRD Kota Serang.
Hingga berita ini diturunkan, aksi masih berlangsung. Perwakilan peserta aksi berharap bisa melakukan pertemuan dengan Walikota Serang dan peewakilan DPRD Kota Serang. “Kami berharap bisa melakukan pertemuan untuk membicarakan solusi dalam persoalan-persoalan yang terjadi,” ujar ketua peserta aksi gabungan, Eka Hamzah.
Eka juga menambahkan, aksi gabungan ini tidak menuntut pada persoalan kinerja pemerintah saja, tapi mereka juga menilai kinerja DPRD Kota Serang yang belum maksimal dalam menampung aspirasi masyarakat Kota Serang. (Diah)
Editor: Wayang

0 Comments