Buka Kongres IV PA GMNI, Jokowi Harapkan Pemikiran Progresif


Bantenhariini – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri sekaligus membuka Kongres IV Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) secara virtual di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (6/11/2021).

Dalam sambutan pembukaannya, Jokowi mendorong PA GMNI agar menjadi yang terdepan dalam merawat nasionalisme. Hal itu harus dilakukan untuk memperkuat persatuan dan kesatuan serta memperkokoh kedaulatan bangsa.

“Sebagai rumah besar kaum nasionalis, kaum marhaenis, Persatuan Alumni GMNI harus menjadi yang terdepan dalam merawat nasionalisme yang setia kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 yang selalu memperkuat persatuan dan kesatuan dan memperkokoh kedaulatan bangsa,” ungkap Jokowi.

Menurutnya, kedaulatan bukan berarti memagari diri dari pihak luar agar tidak masuk ke tanah air. Kedaulatan bukan berarti menutup diri.

Ia menambahkan, kedaulatan adalah kemanfaatan maksimal untuk masyarakat, bangsa, dan negara dalam dunia yang semakin terbuka dengan interaksi antarnegara yang semakin tinggi.

“Gelombang globalisasi tidak terhindarkan lagi. Konsekuensinya, globalisasi melahirkan dunia yang hyper kompetisi, dunia yang diwarnai oleh kompetisi yang super ketat. Oleh karena itu, satu pilar utama dalam menjaga kedaulatan adalah memenangkan kompetisi,” lanjutnya.

Lebih lanjut Jokowi menyebut, kedaulatan harus diperjuangkan dengan keberanian untuk menemukan cara-cara baru. Ia menilai, untuk bisa mendahului negara lain, Indonesia tidak mungkin menggunakan cara-cara yang sama dengan negara maju.

“Tidaklah mungkin kita menggunakan tangga yang sama, seperti tangga-tangga yang dipakai oleh negara-negara yang maju di saat yang lalu. Untuk mendahului kereta yang lain, tidaklah mungkin kita menggunakan rel yang sama,” katanya.

Untuk mencapai hal itu, Jokowi berharap PA GMNI dapat memberikan kontribusi berupa pemikiran-pemikiran progresif dalam membangun negara yang berkarakter Pancasila untuk menghadapi tantangan global.

“Saya mengharapkan kontribusi Persatuan Alumni GMNI dalam berbagai arena kepemimpinan Indonesia, melahirkan pemikiran-pemikiran yang progresif, melahirkan pemikiran-pemikiran bagi kemajuan bangsa, menguatkan ikatan dan melahirkan gagasan-gagasan untuk menghadapi tantangan global, dan merumuskan strategi besar dalam membangun negara yang berkarakter Pancasila,” pungkasnya.


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *