Blue Bird Terbangkan Pengemudinya Umroh


JAKARTA, bantenhariini.com – Bulan Suci Ramadhan saat yang tepat untuk menyambung silahturahmi dan berbagi dengan dengan sesama dengan berbagi dengan sesama. Hal ini juga dilakukan PT Blue Bird Tbk dengan memberikan bantuan untuk Rumah Harapan Yayasan Valencia berupa perlengkapan sekolah, seperti alat menggambar yang diterima oleh Valencia Mike Randa  dan diserahkan oleh Direktur Marketing PT Blue Bird Tbk Amelia Nasution. Pada kesempatan ini  PT Blue Bird Tbk juga mengajak sepuluh pengemudi yang telah berangkat umroh dari biaya perusahaan dan awak jurnalistik untuk berbuka puasa bersama.

Setiap tahun PT Blue Bird Tbk memberangkatkan 40 pengemudi untuk berangkat umroh gratis, program ini sudah berjalan sejak 2 tahun. ”Sebelum 2015, Blue Bird memberikan fasilitas haji gratis. Namun mengingat daftar tunggu yang sangat panjang, fasilitas tersebut dialihkan menjadi pemberangkatan umrah. Saya berharap  pengemudi taksi Blue Bird bisa menerapkan nilai-nilai luhur keagamaan di kehidupan sehari-hari dan melakukan pekerjaannya dengan jujur,” ungkap Direktur PT Blue Bird Tbk Andre Djokosoetono.

Andre menambahkan, PT. Blue Bird Tbk tak hanya ingin memperhatikan pengemudi dan karyawan dari sisi kesejahteraan saja, namun juga dari sisi keagamaan. Karena nilai agama akan lebih kuat mendorong orang untuk bekerja keras dan jujur. Selain itu perusahaan juga mempunyai program sosial lainnya, yakni pemberian beasiswa dan pemberdayaan istri pengemudi.

Untuk eksternal, perusahaan juga memberikan bantuan untuk Yayasan Rumah Singgah Valencia dengan memberikan sarana transportasi dan pelatihan dari Kartini Blue Bird pada Hari Kartini 2017.

Mieke Randa, Founder Rumah Singgah Harapan Yayasan Valencia mengaku sangat senang dengan bantuan yang diberikan Blue Bird, berupa perlengkapan menggambar untuk untuk mengisi waktu anak-anak di asrama. Sekarang mereka bisa menyalurkan hobinya. Terimakasih Blue bird .

Ketua Umum Serikat Pekerja Blue Bird Group Suharto mengucapkan terimakasih atas fasilitas yang diberikan perusahaan, ini membuktikan kalau perusahaan tidak hanya mementingkan keuntungan semata. Namun juga memperhatikan kesejahteraan pengemudi dan karyawan salahsatunya Program Umroh yang mulai pada 2015. Program memberikan  semangat  kami untuk tetap loyal dengan perusahaan karena  dalam bekerja diperlukan keseimbangan, apalagi pekerjaan mengemudi dibutuhkan kesabaran dan emosional. Jadi kegiatan spiritual harus ada sebagai penyeimbang iman, emosional dan bekerja.

Arwani, Pengemudi Taksi Blue Bird dari Pool Penggilingan merasa hanya hayalan untuk bisa berangkat ke Tanah Suci. Namun ternyata semua menjadi kenyataan karena pada Februari 2017 ia beserta sepuluh rekan seprofesinya bisa menunaikan ibadah Umroh atas biaya perusahaan “Ini sungguh luar biasa. Seperti mimpi yang seakan-akan tidak nyata. Saya satu dari puluhan ribu pengemudi taksi  yang terpilih untuk berangkat,” kata Arwani yang telah 18 tahun menjadi Pengemudi Taksi Blue Bird. (Anda)

 

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *