TANGERANG, bantenhariini.id – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kratif (Kemenparekraf) bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang memfasilitasi pelaku usaha ekonomi kreatif dalam sosialisasi Fintech Businnes Matchmaking (Finback). Forum pembiayaan UKM dan ekonomi kreatif ini diikuti perwakilan kecamatan Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Tangerang Selatan, di Hotel Atria, Gading Serpong, Selasa (27/10). Sosialisasi juga diikuti ratusan peserta lain secara online.
Direktur Akses Pembiayaan Kemenparekraf Hanifah Makarim mengungkap, sosialisasi ini mempertemukan pelaku usaha dengan pemodal. Jika memang ada yang tertarik mungkin bisa langsung melakukan kerjasama. “Pemerintah pusat tidak bisa bekerja sendiri. Karena itu kami menggandeng daerah untuk sosialisasi. Untuk program selanjutnya mungkin masih yang terkait pembiayaan seperti pelatihan pembuatan laporan keuangan,” kata Hanifah.
Menurut Hanifah, persyaratan utama untuk fintech lembaga biasanya laporan keuangan. “Tapi tergantung jenis pinjamannya. Nah melalui forum ini juga kita lakukan edukasi mengenai perbedaan masing-masing program,” ujar Hanifah.
Hanifah menjelaskan, pembiayaan fintech bisa lebih fleksibel dan waktunya singkat. Namun pinjaman yang diberikan bisa mencapai Rp2 Miliar. “Di acara ini kami ajak pelaku usaha kuliner dan kerajinan tangan. Karena mereka paling terdampak. Saat ini wisatawan keBali sepi dan mengalami penurunan sampai 90 persen,” ungkapnya.
Kadis Budpar Kota Tangerang Ubaidillah Ansar mengapresiasi forum yang disiapkan kementerian tersebut. Kegiatan ini dapat mempercepat strategi Pemkot Tangerang dalam menangani dampak pandemi. “Salah satunya wisatawan lokal kita dihidupkan kembali,” katanya. Tahun ini dari target PAD sektor pariwisata Rp385 Miliar, baru sekitar 40 persen yang tercapai. (Deyan)

0 Comments