TANGERANG, bantenhariini.com -Pemerintah Kota Kota Tangerang melalui Dinas Sosial (Dinsos) membentuk Kampung Sejahtera Mandiri (KSM). Sebanyak 985 lingkungan rukun warga (RW) menjadi target sasaran KSM.
Walikota Tangerang Arief R. Wismansyah mengatakan, pencanangan KSM merupakan kampung yang secara mandiri dapat memenuhi hak dasarnya. Itu seperti sandang, pangan dan papan. “Termasuk bisa memenuhi kebutuhan pendidikan dan kesehatan,” katanya saat launching KSM pertengahan Agustus lalu.
Menurutnya, KSM menyasar seluruh lingkungan RW di Kota Tangerang yang berjumlah 985 wilayah. Masyarakat diharapkan berpartisipasi meningkatkan kesejahteraan masing-masing lingkungan dengan kemandirian.
Arief juga menegaskan, KSM mendorong sinergitas antara masyarakat, pemerintah dan dunia usaha untuk terlibat membangun kota. Konsep KSM, kata Arief, mendata masyarakat yang tidak mampu dan tidak mendapatkan fasilitas prasarana.
Setelah didata masyarakat akan diberikan pelatihan seperti kewirausahaan, pengembangan UKM dan lainnya. “Nantinya seluruh OPD akan bersinergi dan saling terintegrasi dalam program untuk terus meningkatkan kemajuan kota ini,” katanya.
Sementara, Kepala Dinsos Kota Tangerang Masyati Yulia mengatakan, pembentukan KSM untuk mengentaskan kemiskinan di Kota Tangerang.
Masyarakat harus sejahtera dimulai terpenuhi kebutuhan dasarnya. “Misalnya kita lihat masih ada tidak, anak usia sekolah tapi belum sekolah,” katanya, Jumat (31/8/2018).
Ia menjelaskan, adanya KSM bakal mengidentifikasi kebutuhan masyarakat miskin atau rentan.Mulai soal kesehatan, pendidikan dan pekerjaannya.
Kemudian dilakukan tindaklanjut supaya terpenuhi. Pihaknya juga bekerjasama dengan Baznas dan Dompet Dhuafa.
Kabid Pemberdayaan Sosial pada Dinsos Kota Tangerang HM Juweni menambahkan, agar program KSM tercapai di setiap kecamatan dibentuk pusat kesejahteraan sosial (Puskesos).
Di tingkat kota dengan adanya Sekertariat Sistem Layanan dan Rujukan Terbentuk. “Di sini ada manajer, supervisor dan fasilitator yang siap membantu,” terangnya.
Rencananya sebanyak 50 fasilitator akan mengikuti bimbingan teknik (bimtek) dari Kementerian Sosial. Bimtek bakal digelar awal September.
Sementara untuk proyek percontohan program KSM ada di dua kelurahan. Antara lain Kelurahan Cimone Jaya di Kecamatan Karawaci, dan Kelurahan Keroncong di Kecamatan Jatiuwung. (ADV)

0 Comments