TANGERANG, bantenhariini.com – Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah punya cara sendiri untuk mengatasi jalan yang kerap kali rusak meski beberapa kali diperbaiki lantaran seringnya truk bertonase besar melintasi jalan tersebut. Penggunaan ban bekas untuk melapisi jalan menurut Arief dapat membuat kondisi aspal lebih elastis dan tidak mudah rusak. Meskipun kena hujan, panas dan terlintas truk bertonase berat sekalipun.
Ruas Jalan Juanda, Kelurahan Neglasari, Kota Tangerang merupakan jalan yang sering kali diperbaiki. Sayangnya, meski acap kali diperbaiki, hasilnya tidak pernah bertahan lama. Sebab, sepanjang Jalan Juanda tersebut terpantau rusak parah meskipun sudah ditambal berulang kali lantaran tidak kuat menahan beban truk bertonase berat yang selalu melintas.
“Aspalnya jangan yang biasa lagi, karena tidak akan kuat kalau selalu dilewatin truk bertonase besar. Saya minta diubah formulasi dari bahan pembangunan jalan untuk lapisannya ini seperti menggunakan ban karet,” ujar Arief, saat mengecek kondisi jalan yang rusak di sepanjang Jalan Juanda, Neglasari, Kota Tangerang, Jumat (21/6/2019).
“Kan di tempat lain sudah ada yang menggunakan teknologi di mana aspal sudah dikombinasikan dengan bahan karet yang menghasilkan kualitas aspal yang lebih baik, berarti di sini juga bisa diterapkan,” tutur Arief.
Dirinya meminta bahan karet tersebut terbuat dari ban bekas yang menjadi limbah agar lebih bermanfaat.
“Kita uji coba dulu di Jalan Juanda ini, karena yang paling sering rusak, kalau efektif kita tambah di ruas jalan lainnya,” katanya.
Nantinya, bila formulasi tersebut cocok, pihaknya akan melakukan uji coba penerapan aspal ban karet di kawasan Jalan Juanda, Neglasari. “Kita uji coba dulu di Neglasari sini. Nanti dilihat bagaimana efektivitasnya. Kalau lebih baik dari yang sebelumnya tentu akan kita terapkan di seluruh jalan milik Pemerintah Tangerang,” tandasnya.[]

0 Comments