UMT Gelar Konser Turbulensi


TANGERANG, bantenhariini.com – Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) melalui Teater Cahaya UMT mempersiapkan sebuah konser drama musikal bertajuk Turbulensi, Kumpulan Sajak Kepada Hati yang Terkoyak. Pertunjukan tersebut diangkat dari buku karya Dekan Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMT Away Enawar yang juga bertindak sebagai sutradara. “Turbulensi selalu terjadi di kehidupan manusia, seperti yang dialami juga para pemimpin. Saat ini misalnya, maraknya beredar hoax dapat dikatakan turbulensi sebagai ekspresi dari disorientasi perilaku manusia,” ungkap Away, saat peluncuran di kampus UMT, Jalan Perintis Kemerdekaan, Cikokol, Kota Tangerang, Selasa (19/9).

Away menjelaskan, pertunjukan ini akan digelar di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marjuki, Jakarta, 6 dan 7 Oktober 2017. Teater Cahaya UMT bersama Komunitas Sitihinggil Benteng akan menggabungkan seni musik, tari, dan puisi dengan melibatkan sekitar 50 seniman. “Ada juga beberapa nama besar yang siap tampil seperti Jose Rizal Manua, Ken Zuraida, dan Amaroso Katamsi,” kata Away. Mereka sudah melakukan persiapan sejak 2 bulan yang lalu agar tampil maksimal di hadapan pengunjung yang datang.

Sebanyak 12 karya puisi karya Away Enawar akan disajikan dengan full band, perkusi etnis, dan orkestra. “Ada rangkaian emosi yang akan ditampilkan. Intinya kami mengajak semua menuju keheningan dan mencari solusi terhadap permasalahan yang terjadi,” ujar Away. Harga tiket pertunjukan ini ditawarkan mulai Rp100 Ribu hingga Rp350 Ribu.

Sementara itu, Wakil Rektor III UMT Desri Arwen menyatakan bahwa UMT mendukung penuh kegiatan tersebut. “Kami mendukung upaya pembangunan networking dan pengabdian masyarakat semacam ini. Semoga apa yang telah dipersiapkan dapat menghibur masyarakat,” kata Desri. (Anda)

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *