SERANG, bantenhariini.com – Kemajuan teknologi revolusi industri yang telah mengubah paradigma untuk sistem pendidikan, dan penyatuan perguruan tinggi, hingga beroperasinya perguruan tinggi asing di Indonesia, menjadi tantangan baru bagi badan penyelenggara perguruan tinggi swasta di Indonesia.
Maka itu untuk menghadapinya, Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABPPTSI) Banten melakukan rapat kerja (Raker) perumusan program 2018-2022 di Universitas Serang Raya, Kota Serang, Minggu (12/8). Agar bisa melakukan improvisasi, adaptif, dan merevitalisasi manajemen pendidikan. Karena dikhawatirkan perguruan tinggi swasta akan tutup.
Ketua ABPPTSI Banten, Mulya R. Rachmatoellah mengatakan, dalam rangka menginventarisasi masalah yang dihadapi anggota ABPPTSI Banten, diperlukanya Raker. Supaya bisa memperkuat strategi kapasitas manajemen badan penyelenggara perguruan tinggi swasta, melakukan kerjasama dengan pemangku kepentingan. Bahkan mengajak Pemerintah dan dunia usaha untuk bersama-sama memajukan dunia pendidikan di Banten.
“Jantung pengelolaan perguruan tinggi berada pada kinerja yayasan selaku pendiri perguruan tinggi. Sehingga dengan memahami sistem dan aturan pengelolaan perguruan tinggi, dapat membantu meningkatkan kualitas pendidikan perguruan tinggi,” kata Mulya.
Lanjut Mulya, ABPPTSI Banten yang bervisi mewujudkan perguruan tinggi swasta di Banten yang mandiri, bermartabat dan berdaya saing tinggi secara nasional, berkewajiban meningkatkan akreditasi serta menaikkan klaster rangking perguruan tinggi swasta menjadi lebih baik. Untuk itu diperlukan peningkatan kapasitas manajemen penyelenggara perguruan tinggi, dimana penyelenggara perguruan tinggi nantinya berbasiskan desain ideal yayasan.
“Karena ABPPTSI memiliki misi, meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi berbasis revolusi industri dengan menyiapkan infrastruktur dalam bidang SDM, kelembagaan, kemahasiswaan, penelitian dan publikasi ilmiah,” ujarnya.
Mulya R. Rachmatoellah yang juga sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Informatika dan selaku pengelola Universitas Serang Raya, menjelaskan, agenda kerja berikutnya akan mengadakan seminar nasional, pameran perguruan tinggi dalam merumuskan status dan rencana strategis untuk membuat kanal komunikasi. Sehingga bisa melakukan sosialisasi kebijakan Kemristekdikti dan program kerja ke anggota, serta mendaftarkan status keanggotaan ke ABPPTSI pusat
“Melalui berbagai kerjasama, perguruan tinggi yang akreditasinya lebih tinggi dapat membimbing dan meningkatkan ranking perguruan tinggi yang memiliki akreditasi dibawahnya. Makanya kita akan terus meningkatkan mutu pendidikan di Banten,” tandasnya Mulya. (ADV).

0 Comments