Tingkatkan Kunjungan Wisatawan, Dispar Banten Gandeng Lembaga Balawista


CILEGON, bantenhariini.com – Pasca Tsunami Selat Sunda yang terjadi pada tanggal 22 Desember 2018 yang lalu, Kondisi tempat wisata yang ada di Banten Berangsur-angsur membaik. Meski demikian, Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Banten selalu memonitor situasi pantai yang ada di Perairan Selat Sunda melalui Organisasi Balawista dan HPI.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten Eneng Nurcahyati usai menghadiri kegiatan Dompet Dhuafa bersama RRI Banten yang bertemakan Pancasila In Action Banten bangkit berdaya berkolaborasi aksi kemanusiaan pemulihan pasca Tsunami Selat Sunda Mengatakan, untuk membangkitkan kembali tempat-tempat wisata yang ada di Provinsi Banten. Pemerintah Provinsi Banten, Pemerintah Kabupaten Serang dan Kabupaten Pandeglang yang di dukung juga oleh Pemerintah pusat melalui Kementrian Pariwisata terus berupaya melakukan perbaikan.

“Kami selaku pemerintah, aka terus berupaya dalam memulihkan kembali Provinsi Banten pasca terjadinya tsunami selat sunda tersebut. Melalui pemerintah Provinsi Banten, Kabupaten Pandeglag dan Kabupaten Serang,”kata Eneng kepada wartawan. Kamis, (28/2/2019).

Oleh karena itu lanjut Eneng, dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada pihak lembaga, Komonitas, dan kepada pelaku dunia usaha yang ada di Banten yang ikut peduli dalam melakukan pemulihan Provinsi Banten dalam sektor wisatanya. “Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah peduli, terutama kepada Lembaga, Komonitas serta kepada para pelaku usaha yang ada adi Provinsi Banten,” ujarnya.

Adapun untuk pembangunan-pembangunan seperti Hotel yang rusak yang terkena bencana tsunami tersebut, untuk menarik wisatawan agar dapat berkunjung kembali ke Banten. Melalui PHRI Banten dan Seles Pesona Banten. Telah sepakat agar dapat memberikan diskon penginapan Hotel hingga mencapai 50 persen.  “Para pengusaha Hotel dalam meningkatkan kembali minat wisatawan luar Banten agar dapat berkunjung kembali ke Banten, sepakat agar dapat menurunkan harga penginapan hingga mencapai 50 %,” jelas Eneng.

Dirinya juga meninta kepada masayarakat agar ikut serta bersma-sama meningkatkan sektor pariwisata yang ada di Banten. Mengingat pihaknya ditargetkan pada awal Januari hingga bulan April 2019 Pemulihanya dapat segera dilakukan.

“Bukan hanya kepada masyarakat, namun juga meminta kepada para Jurnalis agar dapat memberikan informasi bahwa tempat-tempat Wisata yang ada di Banten telah aman. Sehingga dapat meyakinkan kembali masyarakat agar dapat berkunjung kembali ke Provinsi Banten,” pungkasnya. (Rohman)

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *