Tarjung Keliling Jadi Strategi Wali Kota Serang Tingkatkan Zakat


SERANG, bantenhariini.com – Salat Tarawih adalah  sunah yang dilakukan selama bulan Ramadan. Selain untuk melaksanakan sunah, Wali Kota Serang, Syafrudin, juga memanfaatkan momen Tarawih Berkunjung (Tarjung) untuk meningkatkan zakat di Kota Serang. Mengingat zakat di Kota Serang paling kecil dan urutan terbawah dari Kabupaten dan Kota lainnya di Banten.

Syafrudin mengatakan, strategi yang dirinnya ambil dalam meningkatkan zakat tersebut ialah mengharuskan seluruh kepala dinas maupun camat untuk memberikan zakat minimal Rp3 Juta.

“Jadi Tarjung ini, selain bisa meningkatkan keimanan, pada pejabat pun dapat beramal,” kata Syafrudin saat ditemui di Masjid Al-Tahlim, Al-Qur’aniyah, Kaujon, Kota Serang, Selasa (21/5).

Syafrudin juga menjelaskan, membayar zakat ini hukumnnya wajib. Gaji yang diterima, 2,5 persennya adalah milik atau hak orang lain. “Makannya di bulan Ramadan ini kita perbanyak ibadah,” jelasnnya.

Mantan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Serang itu pun mengaku, akan mengeluarkan zakat sebesar Rp20 Juta. “Ini bukan saya sombong, tapi saya hanya beramal di bulan Ramadan,” tandasnya.

Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang memberikan sebagian rizkinya kepada yatim piatu. Sebanyak 25 orang masing-masing mendapatkan Rp250 Ribu. Sedangkan untuk Masjid Al-Tahlim mendapatkan Rp15 Juta. (FEB)

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *