Sudah Uji Sampel, DLH Serang Pastikan Kualitas Udara Sudah Aman Pascaerupsi GAK


SERANG, bantenhariini.id — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Serang telah menyelesaikan dua kali pengujian kualitas udara pascaerupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).

Hasilnya, Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) masuk kategori sedang, artinya aman bagi kesehatan.

Kepastian infomasi ini disampaikan langsung oleh Kepala DLH Kabupaten Serang, Sarudin, kepada wartawan, Jumat, (25/9/2026).

Ia mengumumkan hasil pemantauan kualitas udara yang dilakukan di lokasi terdekat aktivitas gunung Anak Krakatau, tepatnya di Desa Umbul Tanjung, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang.

“Terkait kondisi udara pascaerupsi Gunung Anak Krakatau, kami DLH sudah melakukan dua kali pengambilan sampel di Desa Umbul Tanjung, Kecamatan Cinangka. Parameter yang diuji partikulat PM10 dan PM25,” jelas Sarudin.

Sarudin menjelaskan, partikulat PM10 adalah debu yang masih terlihat mata. Sedangkan, PM25 merupakan partikel debu halus yang tak kasat mata.

Hasil perhitungan ISPU menunjukkan kategori sedang dan berwarna biru, dengan keterangan tingkat mutu udara masih dapat diterima pada kesehatan manusia, hewan, dan tumbuhan.

“Alhamdulillah, dua kali uji di lokasi terdekat Gunung Anak Krakatau hasilnya masih kategori sedang. Sudah aman, dan sudah boleh lepas masker,” tegasnya.

Dengan hasil kualitas udara ini, Pemkab Serang langsung buktikan kesiapan menyambut kembali wisatawan. Hari Jumat (25/9) ini, pihaknya tengah menyiapkan kegiatan Beach Cleaning atau bersih-bersih pantai secara serentak di 13 titik kawasan Anyer dan Cinangka.

Adapun 13 titik pantai yang dibersihkan antara lain Pantai Sambolo, Pantai Florida, Mercusuar Anyer, Alisa Hotel, Hotel Jaya Raya, My Pisita, Marbella Hotel, Hotel Horison, Jayakarta, Acacia, Pesona Krakatau, Hotel Nuansa Bali, Patra Jasa, dan Hotel Mambruk.

Sarudin mengatakan, pembersihan pantai ini dilakukan secara kolaboratif. Masing-masing titik dibagi dua OPD yang bekerja sama, didukung penuh oleh pihak pengelola hotel serta masyarakat sekitar.

“Ini bukan sekadar bersih-bersih, tapi pesan jelas bahwa kawasan wisata Anyer dan Cinangka sudah aman dikunjungi,” ujar Sarudin.

“Kita berharap dengan kegiatan ini kita bisa memberikan informasi dan bisa menyambut kembali wisatawan pasca aktivitas Gunung Krakatau, bahwa wilayah Anyer Cinangka sudah aman,” tandasnya. (Red/ Roy)

Comments

comments


0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *