TANGERANG, bantenhariini.com – Pjs Walikota Tangerang Muhamad Yusuf mengaku, belum ada koordinasi mengenai usulan dari Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) tentang pemberlakuan pembayaran bagi mobil pribadi yang masuk Jakarta.
Menanggapi wacana tersebut, Yusuf mengatakan jika hal itu memang sudah ketentuan pusat maka dirinya akan mendukung kebijakan tersebut.
“Tapi, kembali lagi jangan sampai merugikan masyarakat akan aturan ini. Kita lihat juga bagaimana dampaknya ke masyarakat kalau bagus tentu kita dukung kalau merugikan tentu kita minta kaji ulang,” ujarnya saat ditemui di sela-sela aktivitasnya di Pemkot Tangerang, Kamis (29/3/2018).
Sementara Kadishub Kota Tangerang,Saeful Rohman mengatakan, sedikitnya ada 120.000 mobil dari Kota Tangerang yang menuju ke Jakarta. “Kita tunggu perintah dari pusat saja,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi.
Untuk diketahui, BPTJ merencanakan pengenaan tarif bagi setiap mobil yang masuk ke Jakarta dengan sistem electronic road pricing (ERP). Jika hal itu terjadi, mobil-mobil dari berbagai daerah yang masuk ke area Jakarta akan dikenakan tarif tertentu, pembayarannya dapat dilakukan di tempat-tempat seperti rest area. Hal seperti itu sudah diberlakukan di Singapura, Jepang dan Inggris. (Fani/Setia)

0 Comments