Satpol PP Kota Tangerang Turut Antisipasi Aksi Coret-coret Pasca UNBK SMP


http://www.bantenhariini.id/wp-content/uploads/2018/04/WhatsApp-Image-2018-04-26-at-7.26.51-PM.jpeg

http://www.bantenhariini.id/wp-content/uploads/aep-a'ink/2018/04/WhatsApp-Image-2018-04-26-at-7.26.51-PM.jpegTANGERANG, bantenhariini.com – Sebanyak dua pleton personil Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang, diturunkan untuk mengantisipasi aksi siswa SMP pasca selesainya kegiatan Ujian Nasional Berstandar Komputer (UNBK).

Menurut Kepala Bidang Ketertiban Umum pada Satpol PP Kota Tangerang, Gufron Falfeli, selain aksi coret-coret pihaknya juga akan mengamankan aksi siswa yang biasa mereka lakukan. Di antaranya yaitu aksi konvoi ataupun tawuran antar siswa.

“Kita siagakan saja untuk mengantisipasi luapan kegembiraan adik-adik kita yang baru saja selesai menggelar Ujian,” katanya saat ditemui di Taman Gajah Tunggal, Cikokol, Kota Tangerang, Kamis (26/4/2018).

Ghufron menuturkan, sejumlah titik yang menjadi sasaran satpol PP Kota Tangerang yakni Taman Potret, Kawasan pendidikan cikokol, Taman Pisang, batuceper, dan Kawasan sekitaran jalan benteng betawi.

Dikatakan Ghufron, dengan disebarnya pasukan Pol PP, ia berharap hal inj dapat memberikan rasa aman, nyaman kepada masyarakat kota tangerang.

“Biar orangtua para siswa yang sedang menunggu di rumah tidak terlalu khawatir akan anaknya yang baru saja menggelar Ujian,”jelasnya.

Berkat penjagaan pasukan Pol PP, Ghufron mengaku dari hasil penjaagaan dan patroli yang digelarnya, tidak ditemukan siswa yang melakukan aksi kenakalan remaja yang dikhawatirkan.

“Hanya ada beberapa gerombolan siswa yang kita temukan, namun kita memberikan arahan kepada mereka agar segera lekas pulang untuk menghindari aksi aksi yang merugikan masyarakat dan mereka sendiri,”

Lanjut Ghufron, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan dinas pendidikan kota tangerang untuk memantau pergerakan siswa agar tidak berbuat onar.

“Kita upayakan agar suasana tetap kondusif, dan jangan sampai ada perayaan yang berlebihan dan merugikan masyarakat, apalagi kalau sampai merusak fasilitas umum,” tandasnya. (Fani/Setia)

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *