Ruhut Sitompul: Jangan Kecewa KH Ma’ruf Amin Tak Hadir di Istighosah


TANGERANG, bantenhariini.com – Juru bicara tim kampanye nasional Koalisi Indonesia Kerja (KIK) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Ruhut Sitompul, mengharapkan masyarakat tidak kecewa dengan ketidakhadiran KH Ma’ruf Amin dalam acara silaturahmi dan istighosah nasional di Lapangan LP Anak, Jalan Daan Mogot, Kota Tangerang, Rabu (12/9/2018) pagi.

Istighosah nasional itu digelar aliansi masyarakat Banten bersatu (AMBB). Turut dihadiri putri KH Ma’ruf Amin, Siti Masrifah, dan cicit Syekh Nawawi Al Bantani yakni KH Zanuri Nawawi. Selain itu tokoh masyarakat Banten KH Bunyamin, kalangan majlis taklim, aktivis, pengusaha, nelayan dan mahasiswa.

Ruhut Sitompul mengatakan, bahwa KH Ma’ruf Amin merupakan tokoh dan ulama besar. Harus mendukung beliau yang menjadi cawapres Joko Widodo.

“Namun jangan kecewa bila saat ini beliau tidak hadir. Karena sedang ada acara kenegaraan,” katanya saat sambutan dihadapan ribuan peserta istighosah.

Ruhut mengatakan, bahwa KH Ma’ruf Amin sangat tepat menjadi pendamping Joko Widodo. Menurutnya, dia itu ekonom syariah. Sehingga dibutuhkan untuk kondisi sekarang maupun akan datang.

Peserta istighosah juga diajak untuk bersama-sama mensukseskan pesta demokrasi (Pileg dan Pilpres 2019) dengan tidak memunculkan dan menyebar berita-berita hoax serta isu-isu SARA.

“Kami mengajak seganap warga bangsa untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan dalam bingkai NKRI. Kami selalu mendo’akan Prof Dr KH Ma’ruf Amin selalu diberikan keselamatan
dan kesehatan supaya dapat memegang amanah sebagai Wakil Presiden sampai
akhir periode mendampingi Presiden Ir H Joko Widodo,” kata juru bicara AMBB Maman Fathurochman

Sementara, Ketua panitia acara tersebut, Abdul Malik menjelaskan istighosah ini dimaksudkan demi keselamatan dan kedamaian bangsa Indonesia ke depan.

Sedangkan, tokoh masyarakat Banten, KH Bunyamin, menuturkan silaturahim mempunyai makna jauh ke depan.

“Atas nama warga Nahdliyyin Banten di bulan April tahun 2019 ada hajat besar. Yang punya hajat adalah orang tua kita, Prof Dr KH Ma’ruf Amin. Kita sebagai anak cucunya tidak elok bila tidak bisa membantu. Maka saya mengajak kepada warga Nahdliyyin harus membantunya.
Kalo berani menghina kepada orang tua kita, ulama kita, nanti akan berasa akibatnya, kwalat,” tegasnya.(Setia)

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *