TANGERANG, bantenhariini.com – Seorang remaja laki-laki MA (24), tega melakukan aksi pembunuhan terhadap kekasihnya yakni Rohamah (16) yang tengah mengandung buah hati mereka. Untuk menghindari aksi bejat kekasihnya, Rohamah berpura-pura tewas saat aksi pembunuhan tersebut berlangsung.
“Jadi korban (Rohamah-red) dikira sudah tak bernyawa dan ditinggal, sekitar 10 menit. Korban juga sempat ditenggelamkan di Sungai Cilampe Teluk Naga,” ujar Kapolsek Teluk Naga AKP Fredy Yudha Satria saat konfrensi pers di halaman Polsek Teluk Naga, Rabu (11/4/2018).
Fredy mengatakan Rohamah tengah dua bulan mengandung bayi tersangka. Percobaan pembunuhan tersebut dilakukan oleh MA dengan adiknya MF (19).
“Otak pembunuhan ini adalah adiknya, latar belakangnya takut tanggung jawab sehingga mereka merencanakan pembunuhan. Korban malam-malam diajak jalan ke tempat gelap, ke sungai itu,” terangnya.
Menurut penuturan Fredy, kini Rohamah dan bayi yang dikandungnya masih dalam perawatan di RSUD Kabupaten Tangerang. “Kondisi korban dan bayinya alhamdulillah selamat,” ucapnya.
Lanjut Fredy, MA ditangkap di Pandeglang, sementara MF diamankan di Teluk Naga. Mereka ditangkap dan mendapatkan tindakan terukur dengan penembakan di betis kiri, karena mencoba kabur dari kejaran polisi.
Akibat perbuatan tersebut, tersangka terancam pasal 80 juncto pasal 76 C Undang-undang RI nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman penjara lima tahun. (Fani/Setia)

0 Comments