Serang – Polsek Ciomas Kabupaten Serang mendadak ramai diserbu oleh puluhan warga.
Mulai dari Ibu-Ibu, Bapak‐bapak dan anak muda memenuhi halaman kantor Polsek Ciomas Kabupaten Serang, Senin 19 Oktober 2026.Usut punya usut, ternyata dugaan perselisihan suami istri.
Dimana menurut keterangan Polsek Ciomas, seorang suami melaporkan istri melakukan dugaan tindakan penganiayaan.
Sebagaimana dikatakan oleh Kanit Polsek Ciomas Kabupaten Serang, Ipda Abdurohim, bahwasannya berinisial AZ seorang suami siri melaporkan SN istri siri pada 16 Oktober 2026 ke Polsek Ciomas dengan dugaan penganiayaan.
Pelaporan tersebut, AZ membawa barangbukti berupa TV rusak, dan serpihan kaca.
“Menurut pengakuan korban, bahwasanya SN sang istri siri memecahkan TV, kaca dan juga memukul dirinya,” kata Kanit Polsek Ciomas saat membacakan laporan.
Menurut Kanit Polsek Ciomas, saat ini masih dalam penyelidikan, dan baru di tahap Laporan Pengaduan (Lapdu).
“Motif sendiri dugaannya cemburu, karena menurut laporan korban sang suami siri. HP dirinya ada notifikasi pesan atau WhatsApp dari seseorang, dan sang istri pun mengambil sebuah golok,” katanya.
“Makannya, saat ini masih dalam tahap penyelidikan,” tambahnya.
Tak sampai disitu, masih kata Kanit Polsek Ciomas, hari inipun sang istri siri dilakukan pemanggilan untuk dimintai keterangan pada pukul 13.00 Wib, Senin 19 Oktober 2026.
“Jadi kita sudah mintai keterangan dari sang istri siri, dan masih dalam tahap penyelidikan. Dugaan motif sementara adalah cemburu,” jelasnya.
Sementara itu, Kaka terlapor sang istri Ibu Atin menjelaskan, bahwasannya kejadian ini sangatlah membagikan fakta, dan yang sebenarnya dilakukan penganiayaan adalah sang istri.
“Selama pernikahan 8 tahun, sang istri sering dipukulin. Namun keluarga tidak pernah melakukan pelaporan, tapi diselesaikan secara Musyawarah,” tegasnya.
Tak sampai disitu, Kata Ibu Atin, pelaporan terhadap sang istri adik dirinya sangatlah memutarbalikan fakta.”Ini jelas jelas memumarbalikan fakta,” ungkap Ibu Atin sambil menangis.
Sementara itu, sang istri siri SN mengakui, dirinya sudah sejak Ramdhan selama 8 bulan tidak diberikan nafkah oleh AZ.
“Sudah 8 bulan tidak di nafkahi, tiba tiba dilaporkan. Padahal selama 8 tahun saya menahan penderitaan,” singkat SN sambil menangis historis.***

0 Comments