CILEGON, bantenhariini.com – Presiden RI Joko Widodo mengingatkan dana yang dikucurkan pemerintah melalui Program Keluarga Harapan (PKH) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) jangan digunakan untuk membeli kebutuhan yang tidak penting.
“Ibu-ibu bolehkah dana PKH untuk membeli rokok bila bapaknya minta?” tanya Jokowi kepada Ibu-ibu yang hadir saat acara penyerahan Kartu Indonesia Pintar dan Program Keluarga Harapan di GOR ASA, Cilegon, Kamis (5/10/2017).
Presiden juga menjelaskan dana PKH yang besarnya Rp 1.895.000 hendaknya digunakan untuk pemenuhan gizi keluarga dan dana KIP dipakai untuk kebutuhan pendidikan seperti membeli buku.
“Saya mohon doanya supaya tahun depan anggarannya supaya ditambah lagi. Apa yang sudah diprogramkan oleh pemerintah memiliki manfaat bagi masyarakat,” kata Jokowi.
Sebelumnya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menjelaskan kepada Presiden jumlah penerima KIP dan Kartu PKH.
“Ada sekitar 947 orang yang menerima PKH dan 1.170 siswa yang mendapat bantuan KIP,” jelasnya.
Rincian keluarga yang mendapat PKH di Kecamatan Cibeber 419 keluarga, Cilegon 319, Citangkil 57 keluarga.
KIP sebanyak 1.170 siswa dengan rincian untuk SD 685 siswa, SMP 238 siswa, 573 SMA, 149 siswa SMK. Usai acara Jokowi dan Ibu Iriana membagikan buku.
Dede Rosita salah satu penerima buku yang langsung diberikan Jokowi mengaku sangat senang. Acara tersebut juga diisi juga dengan pembagian sembako. (Pupu)
Editor: Wayang

0 Comments