SERANG, bantenhariini.com – Sejumlah pedagang batu akik yang ada di sekitar Stadion Maulana Yusuf, Kota Serang, mulai mengeluhkan penurunan penjualan batu akik. Mereka menilai, tren batu akik yang sempat merajai pasar beberapa tahun terakhir, kini mulai meredup. Penjualan akik yang semula naik pun sekarang mengalami penurunan hingga 90 persen.
Salah satu pedagang batu akik Hafid (30), asal kampung Terumbu yang sudah 3 tahun menjual batu akik mengatakan, penjualan akik yang dikelolanya mulai menurun drastis selama dua tahun belakangan ini.
“Hampir dua tahun belakangan ini penjualan batu akik menurun, mungkin karena tren masyarakat udah enggak ke batu akik lagi, ditambah lokasi penambangan batu Kalimaya di Rangkas juga sudah ditutup,” kata Hafid kepada bantenhariini.com, Senin (16/10/2017).
Sementara itu, Sobri (35), pedagang batu akik yang sudah berjualan batu akik hampir 10 tahun ini juga menjelaskan, bahwa penjualan batu akik terus menurun sampai tahun 2017 ini.
“Dulu waktu lagi ramai-ramainya pendapatan per hari bisa mencapai Rp 500 ribu hingga 1 juta. Kalau sekarang mah boro-boro, dapat 50 ribu juga susah,” ujar Sobi. (mg-Arifin)

0 Comments